Dituduh Andi Arief, Fadli Zon Bantah Pernah Bicara Mahar Rp500 M untuk PAN-PKS

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Sabtu 11 Agustus 2018 05:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 11 605 1935007 dituduh-andi-arief-fadli-zon-bantah-pernah-bicara-mahar-rp500-m-untuk-pan-pks-Gf2yCFFvYR.jpg Waketum Gerindra Fadli Zon (Foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Sekertaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief menyatakan bahwa info mahar Rp500 miliar kepada PAN dan PKS untuk memuluskan Sandiaga Uno menjadi cawapres Prabowo itu berasal dari elite Gerindra, Fadli Zon.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon pun langsung membantah kabar itu. Ia menyatakan, tak pernah berbicara mengenai mahar itu secara informal.

“Saya tidak pernah berbicara. Saya tidak pernah berbicara seperti itu dan kita berbicara secara informal ya, brainstorming, dalam kaitan kita membutuhkan logistik gitu ya,” ungkap Fadli di Kertanegara, Jakarta Selatan, Jumat 10 Agustus 2018 malam.

 Andi Arief

Fadli mengungkapkan, terkait pesan Prabowo Subianto kepada Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut berkaitan dengan sebuah sikap yang formal. Yaitu, update masalah dalam membangun koalisi.

“Jadi, yang disampaikan oleh Pak Prabowo message kepada Pak SBY itu adalah message yang terkait dengan sikap yang formal. Gitu ya. Terutama update terhadap masalah-masalah membangun koalisi,” tegas dia.

Meski begitu, Fadli meyakini saat ini kondisi koalisi pengusung Prabowo-Sandiaga sudah sangat kokoh pasca-bergabungnya partai berlambang mercy sebagai partai pengusung.

“Demokrat juga tadi menyampaikan ya kalau ada yang sedikit-sedikit bengkok ya kita luruskan kembali dan kita solid kembali bersama mendukung pasangan yang kita usung bersama,” katanya.

“Jadi, saya kira enggak ada. Dan Andi Arief juga enggak ada di situ kok orangnya,” tambahnya.

 Prabowo-Sandiaga

Diketahui, cuitan Andi Arief sempat membuat kaget masyarakat terkait adanya mahar yang diberikan Sandiaga kepada PAN dan PKS sebesar Rp500 miliar. Ia pun enggan meminta maaf terkait tundingan tersebut.

Belakangan dirinya malah mengaku mendapat informasi ada mahar tersebut dari Fadli Zon, Sufmi Dasco Ahmad, hingga Fuad Bawazier.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini