nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Si Ratu Sampah, Amilia Agustin Raih Gelar Sarjana

Feby Novalius, Jurnalis · Senin 13 Agustus 2018 20:50 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 13 65 1936036 si-ratu-sampah-amilia-agustin-raih-gelar-sarjana-kVamXtg5ea.jpg Ratu Sampah, Amiliar Agustin Meraih Gelar Sarjana (Foto: Dok. Astra)

JAKARTA - Gemar bermain dan menenggelamkan kaki-kakinya ke dalam lautan sampah yang menggunung. Itulah kegiatan sehari-hari remaja perempuan asal Bandung ini delapan tahun lalu.Masih berseragam putih-biru dan berwajah lugu. Usianya 14 tahun, tapi sudah dijuluki Ratu Sampah, dialah Amilia Agustin.

Kini, Amilia telah berubah menjadi wanita muda yang menyandang gelar Sarjana Ekonomi dari Universitas Udayana di Denpasar, Bali, sekaligus meraih predikat lulusan terbaik dengan indeks prestasi kumulatif 3,9 dan diwisuda beberapa saat lalu.

Ami yang periang ini sejak kecil percaya bahwa sebuah negara dapat maju karena sistem pendidikannya yang baik. “Pendidikan yang baik harapannya membentuk sumber daya manusia yang baik juga,” tuturnya, dalam keterangan tertulis Astra, Jakarta, Senin (13/8/2018).

(Foto; Dokumen Astra)

Ami masih melanjutkan kegiatannya membangun komunitas yang bergerak di bidang lingkungan bersama badan eksekutif mahasiswa tingkat universitas serta berbagai kegiatan positif lainnya yang langsung melibatkan masyarakat. Dia juga rajin membaca jurnal, menjadi asisten dosen di sejumlah mata kuliah.

Salah satu motivasi terbesar Ami untuk terus berkontribusi untuk lingkungan adalah ucapan ibunya. “Gunakanlah masa mudamu untuk melakukan hal yang tidak bisa kamu lakukan di masa tuamu,” tutur Ami.

(Foto: Dokumen Astra)

Kepeduliannya terhadap lingkungan sekitar Ia tuangkan ke dalam tugas akhir kuliahnya. Ami meneliti tentang pekerja anak, karena menurutnya tidak seharusnya anak-anak bekerja untuk mendapatkan uang daripada sekolah.

“Dari data yang Ami dapat, salah satu wilayah tertinggi jumlah pekerja anaknya ialah Nusa Tenggara Barat. Mulai dari bertani, pekerja seni sampai pekerja seks di bawah umur ada di sana,” ujar Ami.

Memang sudah wataknya Ami suka dengan tantangan, metode penelitian Ami pun menggunakan metode yang baru pertama kali dipakai di universitasnya. Setelah revisi akhir, Ami mendaftarkan skripsinya ke sebuah portal jurnal internasional, Scopus.com. “Alhamdulillah sudah diterima dan semoga bisa terbit akhir tahun ini,” tambah Ami.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini