nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bayi Hasil Hubungan Gelap Tewas di Dalam Jok Motor

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Selasa 14 Agustus 2018 12:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 14 519 1936264 bayi-hasil-hubungan-gelap-tewas-di-dalam-jok-motor-xqoER5QQrk.jpg Jok Sepeda Motor yang Menewaskan Bayi yang Baru Dilahirkan (foto: Tritus Jula/SINDOnews)

MOJOKERTO - Bayi laki-laki berusia 8 bulan harus meregang nyawa karean ditaruh di dalam jok motor. Aksi ini dilakukan tersangkan CHR (21) dan kekasihnya Dimas Sabra Listianto (21) karena takut hubungan gelap mereka diketahui keluarga, awalnya bayi ini pun hendak digugurkan.

Dimas yang merupakan warga Desa Cagak Agung, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik ini, berpacaran dengan CHR selama setahun ini. Keduanya mengaku telah melakukan hubungan intim layaknya suami-istri sebanyak 7 kali.

Pekerjaan Dimas sebagai satpam di sebuah perusahaan, sedangkan CRH merupakan mahasiswi di salah satu kampus kesehatan di Kediri. Hubungan gelap itu akhirnya berbuah kandungan di rahim CRH.

Bayi 

Takut, kandungan itu diketahui kedua orangtuanya, CRH memilih untuk menggugurkan kandungan dengan menenggak lima butir pil peluntur janin.

"Si perempuan takut karena keluarga besarnya. Niat menggugurkan kandungan itu disetujui juga oleh pacarnya," terang Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata, Selasa (14/8/2018).

Setelah menenggak pil penggugur kandungan di sebuah vila di kawasan wisata Pacet, Kabupaten Mojokerto, Minggu 12 Agustus 2018 malam, pagi harinya CHR merasa mulas. Beberapa saat kemudian, CRH melahirkan tanpa bantuan medis.

"Saat lahir itu, kondisi bayi masih hidup. Keduanya bingung apakah ini dipertahankan atau tidak," tambah Leonardus.

Saat bayi laki-laki berumur 8 bulan itu lahir, pasangan ini berencana menolongnya dengan membawa ke Puskesmas Gayaman, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Namun kecerobohan dilakukan pasangan ini, dengan menyimpan bayinya di jok motor Yamaha Nmax milik Dimas.

Diduga karena kekurangan oksigen, bayi tersebut meninggal sehingga harus dirujuk ke rumah sakit Gatoel, Kota Mojokerto. Namun saat tiba di rumah sakit, nyawa bayi ini sudah tak bisa diselamatkan.

"Tersangka Dimas kami amankan, sementara CHR masih menjalani perawatan medis setelah melahirkan. Kemungkinan juga, buruknya kondisi bayi juga karena obat penggugur kandungan, selain memang, tersangka membawa bayi ini di dalam jok," tutupnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini