Eksekutor Pembakaran Rumah di Makassar Akui Tenggak Miras Sebelum Beraksi

Herman Amiruddin, Okezone · Minggu 19 Agustus 2018 01:26 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 19 340 1938431 eksekutor-pembakaran-rumah-di-makassar-akui-tenggak-miras-sebelum-beraksi-VSPDgn6oXB.jpg Polisi kembali lumpuhkan satu eksekutor pembakaran rumah di Makassar (Foto: Herman/Okezone)

MAKASSAR - Salah satu eksekutor pembakaran rumah di Jalan Tinumbu Makassar, yakni Zulkifli Amir alias Ramma (21) yang ditangkap di Kota Pare-pare Sulawesi Selatan, sempat meneggak miras jenis Ballo sebelum beraksi.

Hal itu diungkapkan pelaku Zulkifli saat ditemui di Mapolrestabes Makassar sore tadi Sabtu 18 Agustus 2018. Ia mengatakan sebelum beraksi melakukan pembakaran rumah ia sempat meminum minam keras (miras) jenis Ballo di Baruga Jalan Antang Makassar.

Selanjutnya ia ditelpon oleh eksekutor pembakaran yakni Andi Ilaham alisa Ilo yang saat ini sudah ditahan. Kemudian keduanya berboncengan mendatangi rumah korban Fahri.

Zulkifli mengaku sebelum melakukan aksi pembakaran ia sempat menunggak minuman keras jenis Ballo. Ia pun ditelpon oleh Andi Ilham alisa Ilo untuk melakukan pembakaran rumah.

"Saya sama Ilo disuruh sama Ampuh. Saya saat itu minum Ballo di baru Antang pak. Habis itu saya ditelpon Ilo lalu saya jemput untuk membakar rumah," tutur Zulkifli saat ditemui di Polrestabes Makassar.

Sementara Kasat Narkoba Kompol Diari Astetika, mengatakan dalam penangkapan itu tim Jatanras Polrestbes Makassar juga menyita satu unit sepeda motor matic yang digunakan saat membeli bensin dan mendatangi rumah korban.

"Pelaku sempat melarikan diri ke Kabupaten Toraja Utara. Lalu kembali lagi ke Pare-pare. Yang bersangkutan ditangkap oleh Tim Jatanras Polrestabes Makassar," kata Diari saat ditemui Sabtu (18/08/2018)

Unit Jatanras berhasil menangkap DPO Zulkifli di sebuah terminal yang ada di Kota Pare-pare Sulawesi Selatan sekitar pukul 21.00 Wita pada Rabu kemarin, 15 Agustus 2018.

"Pelaku sempat melawan saat dilakukan pengembangan barang bukti. Yang bersangkutan berusaha melawan dan melarikan diri sehingga tim Jatanras melupuhkannya," ungkap Diari

"Nah disitulah kami tangkap. Nanti kita akan kembangkan lagi karena yang bersangkutan berusaha melarikan diri saat itu," jelas Diari.

Diketahui aktor pembakaran rumah Akbar Daeng Ampuh memerintahkan Andi Muhammad Ilham alias Ilo dan Zulkifli Amir alias Ramma untuk menagih utang kepada Desta alias Fahri hingga berujung pembakaran yang menewaskan 6 orang.

Keduanya pun akhirnya menyiramkan bensin dan membakar rumah Haji Sanusi, yang merupakan kakek dari Fahri. Atas kejadian ini, 6 orang tewas terbakar di dalam rumah.

Fahri diketahui memiliki utang 9 paket sabu-sabu kepada Daeng Ampuh dan nilai utangnya berjumlah Rp10 juta.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini