nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemendikbud Tingkatkan Kualitas Akademis dan Kompetensi Guru dengan Kalibrasi

Hessy Trishandiani, Jurnalis · Jum'at 24 Agustus 2018 18:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 24 1 1940983 kemendikbud-tingkatkan-kualitas-akademis-dan-kompetensi-guru-dengan-kalibrasi-V6RVZRmVbU.jpeg Mendikbud Muhadjir Effendy dalam kesempatan yang berbeda (Foto: Okezone)

DEPOK – Tidak hanya para siswa saja yang dituntut memiliki kemampuan pembelajaran abad ke-21, guru sebagai agen pembelajaran pun harus memilikinya guna menyiapkan generasi emas Indonesia di masa mendatang.

Menjadi seorang guru di era yang penuh dengan perkembangan teknologi yang pesat ini memang membutuhkan banyak pembelajaran. Tentunya pembelajaran itu terus dilakukan untuk meningkatkan kompetensi dan mengasah skill yang sudah dimiliki oleh sang agen pembelajaran.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy menekankan, para guru akan ditingkatkan kecakapannya dalam proses pembelajaran melalui pelatihan-pelatihan agar sesuai dengan standar nasional kompetensi tersebut.

“Istilahnya program kalibrasi guru, agar dia (guru) menguasai materi, konten, dan cara mengevaluasi dari materi itu di dalam proses pembelajaran,” ujar Mendikbud Muhadjir pada acara Taklimat Media Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018 di Depok, Jawa Barat.

Dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional, seorang guru idealnya memang minimal memiliki empat kompetensi, yakni kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi profesional, dan kompetensi sosial. Guru harus memiliki kemampuan berpikir kritis serta memberikan solusi, kreatif, mampu berkolaborasi, dan mampu berkomunikasi dengan baik agar mampu menginspirasi siswanya

Tahun ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) terus berupaya untuk mendorong guru-guru agar memiliki kualifikasi akademik dan standar kompetensi guru.

Mendikbud Muhadjir menyampaikan, sejak tahun lalu para guru dilibatkan dalam pembuatan soal ujian sekolah berstandar nasional guna mendorong mereka agar mampu membuat materi dan mengevaluasi materi yang telah dibuat. “Jika guru-guru memiliki persepsi yang sekaliber dengan standar pendidikan (standar kompetensi guru), insyaallah pelaksanaan evaluasi itu akan berjalan dengan baik,” tuturnya.

(hth)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini