nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Lakukan Rekayasa Lalu Lintas di Bali Jelang Pertemuan IMF-World Bank

Antara, Jurnalis · Jum'at 24 Agustus 2018 12:31 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 24 340 1940716 polisi-lakukan-rekayasa-lalu-lintas-di-bali-jelang-pertemuan-imf-world-bank-PIMBDxyNkC.jpg Ilustrasi rekayasa lalu lintas. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

DENPASAR – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Ditlantas Polda) Bali dalam waktu dekat melakukan rekayasa arus lalu lintas di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, menjelang Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia (IMF-WB) pada Oktober 2018.

"Menjelang IMF, kami telah membentuk Satgas Pengawal, Rute, dan Parkir untuk para delegasi yang akan melakukan pertemuan di Bali, guna mencegah kemacetan arus lalu lintas di kawasan Nusa Dua," kata Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Bali AKBP Nyoman Sukasena, di Denpasar, Jumat (24/8/2018).

Ilustrasi rekayasa lalu lintas. (Foto: Okezone)

Upaya rekayasa arus lalu lintas ini mengingat akan ada kurang lebih 15.000 peserta VVIP dengan jumlah stafnya yang mencapai 50.000 orang. Kemudian puluhan kepala negara dan pejabat pemerintahan akan datang, seperti "minister of finden", pemerintahan Bank Dunia, "chief executive officer", dan "chief financial officer" yang datang ke Pulau Dewata.

Salah satu contoh rekayasa jalan yang akan dilakukan pihak Ditlantas Polda Bali adalah dengan menerapkan sistem satu jalur di dekat Kampus Politeknik Unud yang akan menuju Objek Wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK), sehingga bus dan kendaraan delegasi dapat bermanuver dengan lincah di tanjakan.

"Karena di dekat kampus ini ada tanjakan yang terjal, sehingga bus dan kendaraan para delegasi ini bisa bermanuver di tanjakan dengan baik," ujarnya.

Tidak hanya mengatur lalu lintas, Ditlantas Polda Bali juga telah akan mengatur parkir 2.000 bus yang rencananya tiba di kawasan GWK saat berlangsungnya galadinner. "Kami upayakan 2.000 bus bisa terparkir di GWK dengan rapi," ujarnya.

Terkait kesiapan kendaraan 2.000 bus tersebut, tegas Sukasena, disiapkan oleh pihak IO yang menyelenggarakan acara IMF-WB. Lalu mengenai pengawalan para delegasi, anggota Polda Bali juga sudah siap.

"Kami juga sudah mengajukan ke Mabes Polri agar menambah 70 kendaraan sepeda motor dan 50 mobil patroli untuk mengawal para mobil delegasi yang melakukan pertemuan di Bali ini," ujarnya.

Ilustrasi rekayasa lalu lintas. (Foto: Dede Kurniawan/Okezone)

Ditlantas Polda Bali juga berencana pada minggu depan melakukan uji coba dan rekayasa jalan di sekitar "underpass" simpang Ngurah Rai-Bandara Ngurah Rai guna melihat apakah ada dampak kemacetan atau tidak.

"Pelaksanaan IMF di Bali, kami upayakan berjalan dengan lancar sesuai harapan bersama, karena penyelenggaraan konferensi ini akan membawa dampak perekonomian bagi Pulau Bali, khususnya dan Indonesia umumnya," jelas dia.

Selain itu, Polda Bali juga segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Bali terkait hal ini. "Kami juga akan berkirim surat kepada Dinas Pendidikan Provinsi Bali agar para siswa yang berada di sekitar acara IMF agar diliburkan pada 13–14 Oktober 2018," ungkapnya.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini