nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kofi Annan Akan Dimakamkan di Ghana pada 13 September 2018

Antara, Jurnalis · Sabtu 25 Agustus 2018 11:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 25 18 1941224 kofi-annan-akan-dimakamkan-di-ghana-pada-13-september-2018-Xezrv115y2.jpg Mantan Sekjen PBB Kofi Annan (foto: Mark Wessels/Reuters)

ACCRA - Presiden Ghana Nana Akufo-Addo mengatakana, mantan Kepala Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan peraih Hadiah Nobel, Kofi Annan akan dimakamkan di Tanah Airnya pada 13 September 2018.

Presiden Ghana mengatakan, kepada keluarga Annan bahwa pemerintah akan memberikan penghomatan penuh terhadap pemakaman Annan, "sesuai statusnya sebagai ikon global, diplomat dan negarawan".

Annan wafat di sebuah rumah sakit di Swiss pada Sabtu pagi dalam usia 80 tahun. Selama hari-hari terakhirnya, Annan didampingi oleh istri keduanya Nane dan anak-anaknya Kojo dan Nina.

(Baca Juga: Dunia Berduka, Mantan Sekjen PBB Koffi Annan Wafat)

Annan meniti karir di PBB. Ia menjadi sekretaris jenderal PBB di New York selama dua periode sejak 1997-2006. Setelah pensiun, dia tinggal di sebuah desa Swiss di dekat Jenewa.

Yayasannya yang telah berkiprah 10 tahun mendorong pemerintahan yang baik dan transformasi pertanian Afrika. Annan dan PBB berbagi Hadiah Perdamaian Nobel tahun 2001 atas usaha-usaha mereformasi badan dunia itu dan memberikan prioritas pada isu-isu hak asasi manusia.

Mantan Sekjen PBB Koffi Annan (foto: BBC)Mantan Sekjen PBB Kofi Annan (foto: BBC)

Presiden Ghana Nana Akufo-Addo menyampaikan kesedihan mendalam di Accra pada Sabtu 18 Agustus 2018 sehubungan dengan berita wafatnya Kofi Annan.

"Pemerintah dan rakyat Ghana, Ibu Negara Rebecca dan saya sangat sedih oleh berita mengenai wafatnya salah seorang rekan terbesar kami, Kofi Annan, di Bern, Swiss," demikian isi pernyataan yang ditandatangani Presiden Ghana tersebut.

Akufo-Addo memuji Annan sebagai seorang diplomat internasional "yang sempurna" yang sangat dihormati karena pekerjaannya.

"Ia mengangkat negara kami dengan sangat tinggi melalui posisinya dan melalui perbuatannya yang sangat terhormat di kancah global," katanya.

Akufo-Addo menggambarkan Annan sebagai orang yang sangat percaya pada kemampuan Ghana untuk mengukir jalurnya di jalan kemajuan dan kemakmuran.

"Tak diragukan, ia luar biasa dalam berbagai perbuatan selama hidupnya, dan meninggalkan jejaknya berupa kenangan yang paling menyenangkan. Namanya akan selalu dikenang".

"Saya, atas nama seluruh rakyat Ghana, menyampaikan setulus hati belasungkawa terdalam kepada janda, yang paling dicintanya, Nane Maria, dan anak-anak tercintanya," katanya.

Presiden Ghana itu juga menginstruksikan pengibaran bendera nasional setengah tiang di seluruh negeri tersebut dan di semua misi diplomatiknya di seluruh dunia, selama satu pekan mulai Senin untuk menghormati mantan negarawan internasional tersebut.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini