nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Napi Tewas saat Melarikan Diri ke Semak-Semak

Antara, Jurnalis · Senin 27 Agustus 2018 10:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 27 340 1941843 napi-tewas-saat-melarikan-diri-ke-semak-semak-WDhNIBK1rg.jpg Ilustrasi Mayat (foto: Shutterstock)

ACEH - Narapidana bernama Zulfan bin Ismail (33) yang selama ini mendiami Rumah Tahanan Negara (Rutan) Cabang Idi, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, tewas saat mencoba melarikan diri, pada Minggu 26 Agustus 2018 petang.

Kepala Rutan Idi Rayek, Efendi menyatakan, Zulfan warga Desa Cot Asan, Kecamatan Nurussalam, Aceh Timur, itu bersama empat rekannya, yakni Jailani bin Arifin, Jhoni Syahrani, Hasanuddin dan Safrizal mencoba kabur, namun gagal.

Zulfan bersama rekannya menjelang Salat Ashar meminta izin ke petugas untuk melewati pintu tengah dengan tujuan hendak membeli sesuatu di kantin yang berada berhimpitan dengan rumah dinas Kepala Rutan Idi Rayeuk, Efendi.

Napi Kabur 

Sesampai di kantin lalu mereka memanjat pagar tembok di belakang kantin dengan tujuan melarikan diri. Melihat beberapa napi berusaha kabur lalu warga binaan lainnya bersorak hingga suasana di rutan sore itu berubah menjadi gaduh.

Sejumlah petugas keamanan bersama sipir berlarian ke arah mereka dan berhasil menggagalkan pelarian tiga napi yang sedang memanjat pagar tembok dengan ketinggian 5 meter itu.

Dalam suasana gaduh itu, Zulfan berhasil melompat dan menjatuhkan diri ke arah belakang pagar. Meskipun mencoba kabur, namun petugas tak putus asa mengejar Zulfan.

"Setelah meloncat lalu Zulfan terjatuh. Tapi langsung bangun dan berusaha kabur," kata Efendi.

Dia menambahkan, Zulfan melarikan diri ke arah semak-semak di bagian rutan. Namun, 15 meter berlari Zulfan terjatuh dalam kondisi pingsan. "Kemudian diangkat oleh petugas dan dibawa ke dalam rutan," tegas Efendi.

Tak lama kemudian, Efendi memutuskan untuk membawa Zulfan ke RSU Graha Bunda Idi. "Saat di dalam rutan masih bernafas. Tapi sampai di rumah sakit sudah meninggal dunia," jelas Efendi.

Petugas medis di RSU Graha Bunda Idi mengaku, pasien meninggal dunia akibat luka robek di belakang lutut, bahkan urat lutut putus. "Banyak darah yang keluar akibat luka dibelakang lutut," ujar dr Icut Fanny, tenaga medis di RSU Graha Bunda Idi.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini