nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Waspada Begal Bersenpi Berkeliaran di Kota Bandung

CDB Yudistira, Jurnalis · Senin 27 Agustus 2018 21:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 27 525 1942095 waspada-begal-bersenpi-berkeliaran-di-kota-bandung-SRoC6zgvRY.jpg Foto: Okezone

BANDUNG - Aksi kejahatan di Kota Bandung, memang belakangan ini menjadi sorotan. Pasalnya kejahatan begal dalam satu hari bisa terjadi satu hingga tiga kejadian dalam satu hari.

Salah satu aksi begal yang terjadi, yakni aksi begal bersenjata api. Dalam aksi kawanan begal tersebut, kerap membawa benda yang diduga senjata api, untuk melukai para korbannya.

Tak hanya itu, setelah kejadian tersebut, aksi begal pun terjadi beberapa kali. Bahkan dari beberapa korban begal, satu diantaranya merupakan WNA (Warga Negara Asing).

Berbagai langkah kepolisian untuk menindak juga mengantisipasi tindak pidana begal ini, terus di lakukan. Salah satunya, meningkatkan jam patroli di titik-titik rawan kejahatan aksi begal. Selain itu, polisi juga terus memburu para pelaku kejahatan jalanan ini.

 begal

Satreskrim Polrestabes Bandung, beserta jajaran Polsk unit Reserse, ungkap kejahatan jalanan yang kerap meresahkan dan mengincar masyarakat Kota Bandung.

Dipimpin Kasat Reskrim AKBP M Yoris Maulana, dalam sepekan terhitung sejak tanggal 17 hingga 23 Agustus 2018, polisi berhasil menangkap puluhan pelaku kejahatan jalanan.

"Ada 24 pelaku kejahatan jalanan yang berhasil kita amankan. Para pelaku ini, diketahui merupakan pelaku curat, curas, dan curanmor," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema, saat ungkap kasus di Mapolrestabes, Jalan Jawa, Senin (27/8/2018).

 begal

Dari pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengungkap berbagai barang bukti, diantaranya 14 sepeda motor yang merupakan hasil rampasan para pelaku, beberapa kunci astag serta ponsel serta beberapa tas.

Meski begitu, Irman mengungkap, pihaknya belum dapat mengungkap beberapa kasus aksi begal bersenjata di Bandung. Ia menyebut, aksi-aksi begal yang berturut-turut terjadi beberapa hari kebelakang tersebut, saat ini masih dalam pengejaran jajarannya.

"Saat ini tim masih bergerak terus, untuk mengungkap kasus-kasus tersebut," pungkasnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini