nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bukaan Kubah Lava Merapi Mengarah ke Sleman dan Klaten

Agregasi Harian Jogja, Jurnalis · Selasa 28 Agustus 2018 09:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 28 510 1942343 bukaan-kubah-lava-merapi-mengarah-ke-sleman-dan-klaten-gpLTUSHlgC.jpg Kubah lava baru Merapi. (harianjogja/BPPPTKG)

YOGYAKARTA – Kendati fase erupsi efusif Gunung Merapi cenderung stabil, tetapi kemungkinan terjadinya guguran yang menyebabkan awan panas tetap diwaspadai. Diperkirakan jika terjadi guguran akan ke arah tenggara sesuai arah bukaan kubah lava saat ini.

Kepala Seksi Gunung Merapi, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) DIY, Agus Budi Santoso mengatakan, saat ini posisi kubah lava berada persis di tengah puncak Merapi. Namun, dalam pemantauanya bukaan kubah lava lebih ke arah tenggara. "Arah tenggara itu ya wilayah Sleman dan Klaten," katanya saat ditemui, Senin (27/8/2018).

Gunung Merapi (Dok Okezone)

Jika nantinya kubah lava semakin membesar, arah yang lebih terbuka adalah tenggara. Sehingga apabila terjadi guguran yang menyebabkan awan panas, kemungkinan menuju arah tenggara.

Namun, untuk menjadi tidak stabil dan terjadi runtuhan yang menyebabkan awan panas hal itu masih kecil kemungkinannya. Pasalnya, letak kubah lava yang persis berada di tengah cenderung membuat aktivitasnya lebih stabil.

(Baca Juga : Ada Kubah Lava Baru di Puncak Gunung Merapi)

Akan tetapi, antisipasi terjadinya awan panas tetap dilakukan oleh BPPTKG DIY. Salah satunya adalah terus melakukan sosialisasi kepada warga yang berpotensi terdampak awan panas. "Kami fokus sosialisasi di wilayah Sleman dan Klaten," ungkapnya.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini