nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Besok, Pembunuh Munir Pollycarpus Dinyatakan Bebas Murni

CDB Yudistira, Jurnalis · Selasa 28 Agustus 2018 22:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 28 525 1942798 besok-pembunuh-munir-pollycarpus-dinyatakan-bebas-murni-njUb76kAxY.jpg Pembunuh Munir, Pollycarpus (foto: Okezone)

BANDUNG - Pollycarpus terpidana kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib, pada Rabu 29 Agustus 2018, mendapatkan status bebas murni. ‎Hal tersebut dibenarkan Pembimbing Kemasyarakatan Madya pada Balai Pemasyarakatan Kelas I Bandung, Budiana.

"Besok Pak Pollycarpus bebas murni. Masa pidananya, berakhir pada 29 Agustus," kata Budiana saat di konfirmasi melalui sambungan telefonnya, Selasa (28/8/2018).

Pollycarpus sendiri, diketahui telah bebas bersyarat pada November 2014, setelah menjalani vonis penjara selama 14 tahun, di Lembaga Pemasyarakatan Bandung.

"Artinya status hukumnya, sudah jadi manusia yang merdeka, setelah menjalani masa pidana," ungkapnya.

Kader Partai Berkarya ini, dipidana bersalah lantaran terbukti meracuni korban dengan racun Arsenik. Ia ditetapkan sebagai tersangka sejak Sabtu, 19 Maret 2005 pukul 04.00 WIB. Hari Senin pekan sebelumnya, statusnya masih sebagai saksi dan menjalani pemeriksaan intensif dengan lebih dari 100 pertanyaan oleh lima tim penyidik Polri.

 Polly

Pembunuhan tersebut diduga dilakukan dengan cara peracunan yang dimasukkan kedalam makanan korban. Pollycarpus berada dalam satu pesawat dengan Munir. Polisi menduga bahwa ia bukanlah tersangka utama tetapi hanya berperan sebagai fasilitator.

Pollycarpus yang saat itu sedang tidak bertugas, kebetulan berada dalam satu pesawat dengan Munir. Kursi yang kemudian diduduki Munir adalah kursi yang sebenarnya untuk Pollycarpus, namun Pollycarpus menawarkan penggantian tempat duduk dengan Munir. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan penangkapannya.

Pada 1 Desember 2005, jaksa penuntut umum di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menuntutnya hukuman penjara seumur hidup karena terbukti terlibat dan merencanakan pembunuhan Munir, namun ternyata ia divonis hukuman penjara selama 14 tahun oleh majelis hakim.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini