nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

UAS Batal Ceramah di Jawa karena Diancam, Hidayat Nur Wahid: Jangan Biarkan Adanya Persekusi

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Senin 03 September 2018 16:28 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 03 337 1945342 uas-batal-ceramah-di-jawa-karena-diancam-hidayat-nur-wahid-jangan-biarkan-adanya-persekusi-uSFHZVq2jQ.jpg Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (foto: Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menilai adanya ancaman dan intimidasi terhadap Ustad Abdul Somad (UAS) saat akan melakukan ceramah di beberapa daerah di Pulau Jawa tidaklah boleh dibiarkan. Ia menilai langkah tersebut merupaka sebuah bentuk persekusi.

“Saya ingatkan dulu pak Joko Widodo sudah menegaskan jangan dibiarkan adanya persekusi karena kalau dibiarkan Indonesia akan jadi negara bar-bar,” kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (3/9/2018).

“Saya sangat menyesalkan adanya ancaman, dan pembatalan semacam ini,” tambahnya.

Ustaz Abdul Somad (foto: Okezone)Ustaz Abdul Somad (foto: Okezone)

Hidayat menegaskan, Indonesia adalah negara hukum, di mana apabila terdapat sebuah persoalan seharusnya bisa diselesaikan oleh pihak berwajib dan bukanlah melalui sebuah organisasi masyarakat.

“Karenanya karena kita adalah negara hukum, kalau ada permasalahan terkait izin ada di kepolisian, harusnya tidak ada ormas apapun yang melakukan persekusi, sweeping, tidak ada yang mudah mengancam-ancam untuk berceramah atau tidak berceramah harusnya disampaikan ke polisi, biar polisi yang menyelesaikan,” tegas dia.

Oleh karenanya, Hidayat berharap apabila terdapat sebuah organisasi masyarakat dimanapun yang melakukan persekusi seharusnya pihak kepolisian bisa bersikap netral dan tidak hanya membiarkan.

“Kita akan masuk tahun politik harusnya aparat negara hadir netral dan menegakan hukum, membela Indonesia,” jelas dia.

Sebagaimana diketahui, ancaman dan intimidasi diungkapkan UAS melalui akun Instagram resminya. “Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap tausyiah di beberapa daerah seperti di Grobongan, Kudus, Jepara dan Semarang,” tulis akun ustadzabdulsomad.

Dengan alasan beban panitia yang makin barat dan kondisi psikologis jamaah dan dirinya, UAS akhirnya memutuskan membatalkan janji di beberapa daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

Pada September, jadwal di Malang, Solo, Boyolali, Jombang, Kediri dibatalkan. Kemudian Oktober di Yogyakarta. Desember janji denga Ustaz Zulfikar di daerah Jawa Timur. “Mohon maaf atas keadaan ini, harap dimaklumi dan mohon doakan selalu,” pungkas Abdul Somad.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini