nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bengkulu Diguncang Gempa 2 kali Berselang 9 Menit

Demon Fajri, Jurnalis · Senin 03 September 2018 10:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 03 340 1945108 bengkulu-diguncang-gempa-2-kali-berselang-9-menit-Wwm1qkikmr.jpg Ilustrasi Foto/Okezone

BENGKULU – Bengkulu diguncang dua kali hanya berselang sembilan menit, Senin (3/9/2018).

Gempa pertama mengguncang Kabupaten Mukomuko, sekira pukul 08.20 WIB. Berselang 9 menit kemudian gempa menguncang Kabupaten Bengkulu Selatan, sekira pukul 08.29 WIB.

Gempa Kabupaten Mukomuko berlokasi di 164 kilometer (KM) barat daya, Mukomuko. Dengan kedalaman hiposenter 22 KM. Gempa itu berada di koordinat episenter 3.00 Lintang Selatan (LS) dan 100.0 Bujur Timur (BT).

Sementara di Kabupaten Bengkulu Selatan, berada di koordinat episenter 5.03 Lintang Selatan (LS) dan 102.80 Bujur Timur (BT) atau berlokasi di 83 KM Barat Daya, Bengkulu Selatan, dengan kedalaman hiposenter 21 KM. Gempa yang nyaris beriringan itu tidak begitu dirasakan masyarakat di dua daerah tersebut.

PMG Ahli Muda Stasiun Geofisika Kepahiang, Bengkulu, Sabar Ardiansyah menjelaskan, dua hari ini sesar lempeng Indo-Australia yang ada di kawasan Bengkulu, sedang aktif. Namun, gempa tersebut tidak memicu atau tidak menimbulkan potensi gelombang tsunami.

''Dua hari ini sesar sangat aktif. Gempa didua kabupaten tidak berpotensi tsunami,'' kata Sabar, kepada Okezone.

Gempa yang menerjang wilayah Bengkulu pada dua hari terakhir karena adanya pelepasan energi yang selama ini tersimpan. Sehingga adanya gempa-gempa kecil yang mengguncang daearah provinsi berjuluk ''Bumi Rafflesia'' itu. Selain itu, kata Sabar, selama ini gempa di Bengkulu sedikit sepi, sehingga gempa dua hari terakhir terjadi di sejumlah daerah.

''Penyebabnya ada pelepasan energi yang selama ini di simpan. Sebelumnya gempa agak sepi, berarti lagi menyimpan,'' jelas Sabar.

Apakah gempa yang terjadi di Bengkulu beberapa hari terakhir dapat memicu gempa berkekuatan besar? Sabar mengatakan, hal tersebut tidak dapat dipastikan. Sebab, kata dia, ilmu para ahli belum dapat menerawang atau memprediksi gempa begtu juga besarannya.

''Tidak bisa dipastikan. Ilmu para ahli di mana pun belum bisa menerawang atau memprediksi gempa,'' pungkas Sabar.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini