nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penembak 2 Polisi di Cirebon Jaringan Teroris

CDB Yudistira, Jurnalis · Senin 03 September 2018 16:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 03 525 1945351 penembak-2-polisi-di-cirebon-jaringan-teroris-0kMsV747K0.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

BANDUNG - Polisi menangkap enam orang yang diduga melakukan penyerangan anggota PJR Ditlantas Polda Jabar. Tim gabungan diturunkan untuk mengamankan para pelaku tersebut.

"Sudah diamankan," ujar Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar Kombes Umar Surya Fana, Senin (3/9/2018).

Umar menuturkan pelaku yang diamankan oleh tim gabungan dari Densus 88, Ditreskrimum Polda, dan Jajaran Polres. Dari informasi yang dihimpun, keenam pelaku itu merupakan satu jaringan teroris.

(Baca juga: Pelaku Penembakan 2 Polisi di Cirebon Ditangkap)

Pelaku yang diamankan, juga diduga sebagai otak di balik pengeroyokan Brigadir Angga dan juga pelaku penyerangan anggota Polsek Bulakamba. Informasi yang beredar, ada dua orang yang tewas dari enam pelaku yang diamankan.

"Tiga TKP saling terkait dan pelakunya satu jaringan (teroris)," ungkap Umar.

 penangkapam

Seperti diketahui, ‎dua anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jabar, pada Jumat 24 Agustus 2018, ditembaki orang tak dikenal di KM 223-400 Tol Kanci-Pejagan, Kabupaten Cirebon.

Korban diketahui bernama Ipda Dodon Kusdianto dan Aiptu Widi Harjana. ‎Dalam insiden itu, satu korban yakni Ipda Dodon, dinyatakan meninggal dunia, setelah menjalani perawatan.

Aksi penembakan oleh OTK ini, juga sempat terjadi baru-baru ini. Seorang anggota polisi yang bertugas di Polres Cirebon Kota, menjadi korban penganiayaan oleh orang tak dikenal (OTK), dini hari tadi, Senin 20 Agustus 2018, kemarin.

Korban ialah Brigadir Angga, anggota patroli Sabhara Polres Cirebon Kota, diserang saat dirinya tengah melakukan patroli di sekitar Jalan Diponegoro, Cirebon.

‎Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan peristiwa penembakan terhadap dua Polisi anggota Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jawa Barat di Cirebon memiliki motif balas dendam dari para pelaku.

Tito menegaskan, pelaku penembakan ini merupakan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang masih berkeliaran. Menurutnya, aksi balas dendam dilakukan lantaran ada anggota keluarga pelaku telah ditangkap oleh Polisi.

"Kenapa dia melakukan itu motifnya pun sudah tahu. Yaitu mertuanya ditangkap. Mertuanya juga anggota JAD ditangkap duluan sebulan yang lalu," kata Tito di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (31/8/2018), sebelumnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini