nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Game WhatsApp Maut, Momo, Diduga Renggut Nyawa Dua Anak di Kolombia

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 04 September 2018 12:00 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 04 18 1945664 game-whatsapp-maut-momo-diduga-renggut-nyawa-dua-anak-di-kolombia-oqrxqFU1FP.jpg Game berbahaya Momo beredar melalui pesan WhatsApp.

BOGOTA - Dua anak di Kolombia diduga menjadi korban terbaru dari permainan maut ‘Momo’ yang mendorong para pemainnya untuk melakukan bunuh diri atau menghadapi ‘kutukan’. Kedua anak tersebut ditemukan tak bernyawa hanya dalam jangka 48 jam setelah dilaporkan ikut ambil bagian dalam game tersebut.

RT Selasa (4/9/2018) mewartakan, seorang anak perempuan berusia 12 tahun dan seorang anak laki-laki berusia 16 tahun dilaporkan melakukan bunuh diri di Kota Barbosa, di Santander, Kolombia setelah bermain ‘Momo’, game berbahaya yang menyebar dan memberi instruksi melalui WhatsApp.

BACA JUGA: Polisi Argentina Selidiki Kasus Bunuh Diri Terkait Game WhatsApp Berbahaya, Momo

Momo menampilkan avatar gambar seorang wanita dengan wajah mengerikan dan mata yang melotot keluar. Momo mengirimkan tantangan, ancaman dan gambar-gambar mengerikan kepada para pemainnya sampai pada tantangan akhir yang dilaporkan meminta pemain untuk melakukan bunuh diri atau menerima kutukan.

Gambar yang digunakan sebagai avatar Momo adalah karya dari seniman Jepang, Midori Hayashi yang tidak memiliki hubungan dengan permainan maut itu.

Polisi dilaporkan menyita ponsel dari kedua anak tersebut dan menemukan pesan yang terkait dengan game Momo. Kedua korban terakhir diduga saling mengenal dan menurut media lokal, anak laki-laki itu menyerahkan permainan Momo kepada si anak perempuan sebelum dia bunuh diri.

BACA JUGA: Blue Whale, Permainan Maut yang Disebut Tewaskan 130 Remaja Rusia

Sampai saat ini belum diketahui siapa di balik penyebaran game berbahaya itu dengan beberapa nomor ponsel dilacak hingga ke Kolombia dan Meksiko. Permainan ini diduga kuat memiliki kaitan dengan kematian seorang anak berusia 12 tahun di Argentina pada Juli lalu.

Penyebaran Momo di Amerika Latin membuat kepolisian di Meksiko dan Spanyol memperingatkan anak-anak mengenai bahayanya berpartisipasi dalam game ini.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini