nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lagi Cari Kerja, Apa Sih Bedanya HRD dan Personalia?

Agregasi Sabtu 08 September 2018 11:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 08 65 1947821 lagi-cari-kerja-apa-sih-bedanya-hrd-dan-personalia-X4f0JVFFVm.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Dalam ruang lingkup kerja istilah HRD dan personalia terdengar familiar bukan? Kedua pekerjaan ini memang sangat berkaitan, bahkan tidak jarang masyarakat menanggapi keduanya merupakan hal yang sama. Padahal HRD dan personalia itu memiliki definisi berbeda, baik dari sisi tanggung jawab maupun dari segi fungsinya, agar masyarakat tidak salah dalam mengartikan perbedaan antara HRD dan personalia, berikut ini ulasan mengenai perbedaan arti dari kata HRD dan personalia di perusahaan.

Apa Perbedaan HRD dan Personalia?

HRD adalah singkatan dari kata Human Resource Departement. Menurut kamus besar bahasa Indonesia HRD lebih dikenal luas oleh masyarakat sebagai departemen Sumber Daya Manusia atau disingkat dengan SDM. Secara umum, HRD selalu ada di dalam perusahaan yang memiliki tugas untuk mengurusi segala hal yang berhubungan dengan karyawan, diawali dari proses penyeleksian dan penerimaan karyawan di dalam suatu perusahaan, atau lebih sering dikenal luas oleh masyarakat dengan bahasa rekrutmen.

kerja

Selain itu, HRD juga melakukan pengembangan, evaluasi, konsultasi, administrasi sampai dengan Pemutus Hubungan Kerja (PHK) para karyawannya. Bisa dikatakan pula bahwa HRD tersebut terlibat dalam suatu proses bisnis mengenai berbagai macam masalah pada ruang lingkup para karyawan dari level paling bawah hingga posisi managerial. Tentu saja hal tersebut diperlukan dan digunakan untuk menunjang segala kegiatan yang berada dalam suatu organisasi demi tercapainya target atau visi dan misi yang sudah ditentukan oleh perusahaan.

Tugas HRD :

HRD bertugas dalam melakukan persiapan dan penyeleksian tenaga kerja yang diawali dari persiapan internal maupun eksternal, dan seleksi penerimaan karyawan di suatu perusahaan.

HRD bertugas dalam hal pengembangan dan mengoreksi atau memantau kinerja karyawan yang dapat menguntungkan perusahaan atau suatu grup organisasi, maka karyawan tersebut harus menguasai suatu pekerjaan yang menjadi tanggung jawab dari karyawan tersebut.

kerja

HRD juga bertugas untuk memberikan sebuah perlindungan dan keringanan kepada para karyawannya, memberikan imbalan atau gaji atas kinerja para karyawannya yang diberikan secara teratur oleh organisasi atau perusahaan tersebut. Pemberian gaji haruslah tepat dan sesuai dengan keadaan pasar tenaga kerja yang ada di lingkungan luar dan hasil kinerja karyawan tersebut agar meminimalisir masalah ketenagakerajaan maupun merugikan bagi perusahaan.

HRD juga tak luput melakukan pekerjaan administratif, menanggapi permasalahan yang bersifat reaktif, dan minim perencanaan. Pekerjaan HRD biasanya dilakukan secara manual dan bersifat rutinitas.

Tugas Personalia dan Tanggung Jawab HRD di Perusahaan

Personalia

Berbeda dengan HRD, Personalia adalah serangkaian kegiatan mengelola sumber daya manusia untuk mengatur berbagai kegiatan yang berhubungan dengan bidang administratif. Tugas lain dari personalia antara lain mengatur suatu hubungan industrial antara perusahaan dengan karyawannya. Fungsi personalia atau yang juga dikenal dengan istilah manajemen personalia ialah bertanggung jawab terhadap data karyawan, payroll, dan pembayaraan benefit lainnya. Pinjaman karyawan, absensi, pencatatatan cuti tahunan, dan filling dokumen juga termasuk pada fungsi personalia.

Tugas dan tanggung jawab Personalia :

- Melakukan sosialisasi dan koordinasi

- Menyusun absensi dan daftar hadir karyawan

- Menyiapkan perjanjian kerja dengan karyawan baru

Jadi kesimpulannya adalah HRD dan Personalia memiliki perbedaan pada ruang lingkup kerjanya. Personalia berada di area administrasi dan keberadaan personalia sangat dibutuhkan agar fungsi HRD (Human Resource Departement) tetap dapat terlaksana.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini