nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menko Luhut Rindu Ilmuan dari Medan, Tempat Kerbau Ditambatkan pun Dijadikan Institut

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Senin 10 September 2018 14:13 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 10 65 1948521 menko-luhut-rindu-ilmuan-dari-medan-tempat-kerbau-ditambatkan-pun-dijadikan-institut-kPYXIzcqRm.jpg Menko Luhut Binsar di Institut Teknologi Del (Foto: Facebook)

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Panjaitan didampingi sang istri, Devi Simatupang berkunjung ke Desa Sitoluama, Toba Samosir, Sumatera Utara dalam rangka berkunjung ke Institut Teknologi Del.

“Hari ini kami berada di Del, tempat saya dan istri membangun mimpi bersama sejak 17 tahun lalu. Sebuah mimpi untuk Indonesia, yang kami mulai dari Desa Simargala di pinggiran Danau Toba. Dulu tempat ini hanyalah hamparan tanah kosong tempat kerbau-kerbau ditambatkan. Sekarang, Institut Teknologi Del berdiri megah di sini,” tulis Luhut dalam Facebooknya yang dikutip Okezone, Senin (10/9/2018).

Institut Teknologi Del (IT DEL) merupakan perguruan tinggi swasta di Desa Sitoluama yang didirikan oleh Luhut B Panjaitan pada tahun 2001. Pada Jumat 7 September 2018 kemarin, Luhut dan Devi Simatupang menyambut kedatangan para mahasiswa mahasiswi baru dan melepas wisudawan wisudawati IT DEL. Pada awal mulai tahun 2001 sampai 2018, IT DEL telah meluluskan 1.305 mahasiswa.

(Foto: Facebook Menko Luhut)

“Perguruan tinggi ini didirikan untuk anak-anak setempat yang tidak bisa pergi ke Jawa melanjutkan kuliah, sehingga tetap bisa mendapat pendidikan yang terbaik di desa. Sehingga kami rindu bisa melahirkan pemikir-pemikir atau ilmuwan Indonesia dari daerah ini yang bisa berkontribusi di tingkat nasional, bahkan dunia,” tulisnya

Luhut mengungkapkan, hal ini adalah mimpi yang besar, tidak mungkin ia dan istri bekerja sendiri. Beliau selalu didukung oleh orang-orang baik di sekitanya, yaitu para dosen, staf, pengurus Yayasan Del, rekan dan mahasiswa/i IT DEL.

“Melihat usaha dan pengabdian mereka saya percaya mimpi kami dapat terwujud suatu saat nanti. Mungkin 10 atau 20 atau 30 tahun lagi. Saat itu saya dan istri mungkin sudah pergi dari dunia ini. Tapi kami percaya, mimpi kami akan tetap hidup bersama mereka,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa IT DEL merupakan sumbangan kecil dari Luhut untuk Indonesia.

“Tapi bagi kami, inilah juga pencapaian terbesar sepanjang hidup. This is our legacy. Kami mengucapkan terimakasih untuk setiap pribadi yang mau berbagi mimpi yang sama dengan kami selama ini,” tulisnya.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini