nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembatas Jalan Tabung Plastik Bisa Tekan Risiko Tabrakan Parah

Mufrod, Jurnalis · Selasa 11 September 2018 20:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 11 15 1949104 pembatas-jalan-tabung-plastik-bisa-tekan-risiko-tabrakan-parah-mRu6v24fr6.jpg Pembatasn jalan menggunakan tabung plastik (foto: Ist)

BANDUNG - Road Barier atau teknologi pembatas jalan menggunakan tabung plastik merupakan perangkat keamanan yang ideal untuk meredam terjadinya benturan kendaraan yang menabrak pembatas jalan raya.

Teknologi tersebut rencananya akan digunakan di beberapa titik ruas jalan Jawa Barat. Gubernur Ridwan Kamil memposting rencana penggunaan road barrier tersebut melalui akun instagram pribadinya.

 

"UNTUK MENGURANGI KECELAKAAN di jalan besar antar kota antar propinsi yang berliku dan banyak melewati jurang, Pemprov Jabar akan menggunakan teknologi baru pagar pembatas jurang bersilinder putar. Pagar ini memiliki tabung silinder yang bisa berputar. ia mengubah energi tabrakan linear menjadi energi rotasi sehingga mobil menjadi melipir kesamping ketimbang terus ke depan. Sementara teknologi ini adalah buatan Korea Selatan. Semoga solusi ini membuat jalanan kita lebih aman. Hatur Nuhun." tulis emil di akun instagram pribadinya.

Ridwan Kamil akan merealisasikan rencana penggunaan road barrier di beberapa jalan di Jawa Barat dalam waktu dekat. Meski demikian dirinya mengimbau agar pengguna jalan tetap mematuhi aturan dan tidak ngebut saat melajukan kendaraannya.

 

"ROAD BARRIER dengan teknologi silinder putar ini secepatnya kita terapkan. Semoga jalanan Jawa Barat lebih aman. TAPI tetep jangan ngebut, lengkapi keamanan mobil, pake seatbelt dll.. INGAT keluarga anda setiap hari menunggu anda pulang dengan selamat di rumah. Aamiin."tulis postingan kedua emil di akun instagramnya.

Teknologi pembatas jalan menggunakan tabung plastik sendiri sudah digunakan di beberapa negara seperti Jerman dan Malaysia. Penggunaan road barrier tersebut, bertujuan untuk meredam energi tabrakan sehingga meminimalisir risiko besar bagi pengemudi dan penumpang kendaraan.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini