nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diikuti 300 Ribu Tentara, Latihan Perang Terbesar Rusia dalam Tiga Dekade, Vostok-2018 Dimulai

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 12 September 2018 09:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 12 18 1949257 diikuti-300-ribu-tentara-latihan-perang-terbesar-rusia-dalam-tiga-dekade-vostok-2018-dimulai-UwU0InhFx7.jpg Foto: Kementerian Pertahanan Rusia.

MOSKOW - Sekira 300 ribu tentara dan puluhan ribu kendaraan perang, pesawat dan kapal perang turut berpartisipasi dalam latihan militer terbesar yang pernah digelar Rusia sejak 37 tahun terakhir. Latihan militer yang diberi nama Vostok-2018 itu juga diikuti beberapa unit militer dari China.

Diwartakan RT, Rabu (12/9/2018), Vostok-2018 ditujukan untuk menguji kapabilitas militer Rusia untuk bergerak dengan cepat dan mengerahkan pasukan dalam jumlah besar untuk jarak jauh serta berkoordinasi antara beberapa cabang militer dalam sebuah pertempuran skala besar.

BACA JUGA: Rusia Bersiap Gelar Latihan Militer Terbesar dalam Tiga Dekade Terakhir

Latihan perang ini akan diikuti oleh sekira 300 ribu tentara dan perwira militer Rusia, termasuk 6.000 pasukan terjun payung, lebih dari 1.000 pesawat tempur, helikopter dan drone serta sekira 36.000 kendaraan lapis dan kapal pendukung.

Aset-aset militer itu telah dikirim dari seluruh Rusia ke beberapa lokasi pelatihan di Timur Jauh negara itu dengan kereta api dan pesawat transportasi militer. Beberapa unit Tentara Pembebasan Rakyat China akan bergabung dengan militer Rusia untuk latihan perang di Tsugol.

Selama Vostok-2018 akan ditampilkan beberapa persenjataan dan perlengkapan militer baru Rusia termasuk rudal anti-tank Kornet.

BACA JUGA: Putin Pecat 15 Jenderal Jelang Latihan Perang Terbesar Bulan Depan

Keikutsertaan China dalam latihan perang skala besar ini menunjukkan kedekatan militer kedua negara. China dan Rusia sebelumnya pernah melakukan latihan perang bersama, namun skalanya jauh lebih kecil.

Latihan perang yang digelar di tengah memanasnya hubungan antara Rusia dengan NATO ini akan dipantau oleh 57 negara, termasuk anggota blok militer tersebut, negara-negara Uni Eropa dan Amerika Serikat (AS). Wakil Menteri Pertahanan Rusia, Aleksandr Fomin mengatakan, Moskow telah menginformasikan mengenai rencana latihan ini kepada NATO dalam pertemuan Mei lalu.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini