nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemanjat Baliho Pasar Rebo Berniat Lakukan Aksinya Selama 3 Hari

Antara, Jurnalis · Kamis 13 September 2018 04:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 13 338 1949733 pemanjat-baliho-pasar-rebo-berniat-lakukan-aksinya-selama-3-hari-egWbLzCBd9.jpg Agustinus, pemanjat baliho Pasar Rebo (Foto: Sudin Damkar Jaktim)

JAKARTA - Seorang pria yang memanjat tiang papan baliho setinggi 25 meter di samping Jalan Layang (flyover) Raya Bogor, Pasar Rebo, Jakarta, sejak Rabu 12 September 2018 dini hari, berniat melakukan aksi nekatnya tersebut selama tiga hari tiga malam berturut-turut.

"Tadi dari pagi sudah ada petugas dari kepolisian, Dinas Pemadam Kebakaran bergantian membujuk pria itu namun tak berhasil, dan menurut petugas, pria itu akan turun setelah di atas selama tiga hari tiga malam," kata salah satu petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Wardi yang berjaga di lokasi.

 Petugas siaga

Pria yang mengenakan jaket ala tentara, memegang tiang dengan bendera merah putih di atasnya serta membentangkan spanduk berisi kritikan pada pemerintah itu, terlihat sudah mempersiapkan kebutuhannya untuk bertahan selama tiga hari di atas tiang baliho tersebut.

"Kata petugas yang naik, dia bawa banyak makanan disimpan dalam tasnya yang cukup besar," ujar Wardi yang mengatakan dirinya dan rekan-rekannya akan berada di atas jalan layang tersebut hingga pukul 21.00 WIB.

Karena aksinya tersebut, pria pemanjat baliho yang diduga kuat bernama Agustinus Woro ini menjadi tontonan warga pengguna jalan yang melintas dan cukup menyebabkan kemacetan di jalan layang Raya Bogor ini hingga petugas Satpol PP dengan menggunakan mobil berpengeras suara, meminta pengendara untuk melanjutkan perjalanan.

Berdasarkan penuturan para petugas, Agustinus yang sempat bikin heboh lantaran kerap memanjat sejumlah tiang tinggi di Ibu Kota ini, mulai melakukan aksinya sejak pukul 02.00 WIB.

Selain memanjat tiang baliho yang merupakan aksi kelimanya ini, Agustinus juga membentangkan spanduk yang berisi kritikan terhadap pemerintah serta melempar surat permintaan yang ditujukan kepada Kapolri dan Panglima TNI untuk mengusut kasus kematian keponakannya yang bernama David Natalis di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tidak dipercayainya tewas karena kecelakaan.

 Surat pemanjat baliho

Selain melayangkan surat pada Kapolri dan Panglima TNI, Agustinus juga menulis surat yang isinya menerangkan dirinya menunggu mantan Ketua MK Mahfud MD dan Jimly Asshiddiqie datang ke lokasi untuk membawa dirinya menyelesaikan kasus yang menurutnya besar dan sudah dijanjikan Presiden Joko Widodo.

Di bawah surat yang sudah dikantongi petugas dari Pemadam Kebakaran itu, dia juga membuat tanda strip bertulis Kontras dan Komnas Anak.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini