nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

MA Perbolehkan Eks Koruptor Nyaleg, Perindo Konsisten Ikuti Semangat KPU

Fahreza Rizky, Jurnalis · Jum'at 14 September 2018 20:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 14 337 1950707 ma-perbolehkan-eks-koruptor-nyaleg-perindo-konsisten-ikuti-semangat-kpu-3ovrwC6NSA.jpg Sekjen Partai Perindo, Ahmad Rofiq (foto: Okezone)

JAKARTA - Mahkamah Agung membatalkan Peraturan KPU (PKPU) yang melarang mantan narapidana kasus korupsi mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif (Pileg) 2019. Partai Perindo tetap konsisten mengikuti semangat antikorupsi yang ditunjukkan KPU meski aturannya kini dibatalkan.

"Keputusan MA ini menjadi pelajaran penting dan mahal buat kita semua. Energi kita semua cukup lumayan tersita untuk menyesuaikan dengan aturan-aturan pemilu," kata Sekjen Perindo Ahmad Rofiq kepada wartawan, Jumat (14/9/2018).

Rofiq menghargai keberanian dan kemauan keras KPU dalam membuat eks koruptor tidak mencalonkan diri dalam Pileg 2019. Bagaimanapun, demokrasi ke depan mesti semakin berkualitas dan para calegnya harus bersih dari korupsi.

"Upaya KPU ini seharusnya dilakukan oleh parpol. Tapi sayangnya parpol masih banyak yang ngotot eks koruptor masih bisa mencaleg," imbuh Rofiq.

 peilu

Ke depan, sambung Rofiq, semangat KPU ini harus terimplementasi di undang undang parpol dan pemilu agar tidak ada yang saling melemahkan semangat untuk membuat Indonesia bersih dari korupsi.

"Untuk keputusan MA kembali kepada hati nurani partai masing-masing. Hukum harus ditegakkan tapi moral politik juga harus dijadikan pegangan. Partai Perindo tetap konsisten mengikuti semangat KPU," tukasnya.

 pemilu

Mahkamah Agung (MA) mengabulkan sebagian permohonan uji materi Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD yang didalamnya memuat aturan larangan mantan napi kasus korupsi menjadi calon anggota legislatif (caleg).

"Iya sebagian (dibatalkan). Tapi sebagian tidak dapat diterima karena cacat formalnya," kata Kabiro Hukum dan Media MA, Abdullah saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (14/8/2019).

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini