Debat Capres Pakai Bahasa Inggris, Gerindra: Itu Bukan Usulan Resmi

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 14 September 2018 18:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 14 605 1950615 debat-capres-pakai-bahasa-inggris-gerindra-itu-bukan-usulan-resmi-hpI21MtocX.jpg Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon.

JAKARTA - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai usulan debat menggunakan bahasa Inggris bukan dari tim kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Usulan tersebut menurutnya murni dari perorangan.

“Ya itu bukan usulan resmilah. Itu kan usulan dari orang per orang, kita belum menjadikan itu usulan resmi,” kata Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/9/2018).

Fadli beranggapan debat menggunakan bahasa Indonesia dinilai cukup agar masyarakat bisa memahami isi pernyataan dari masing-masing calon.

“Kalau ada yang berpendapat kalau ada sedikit sesi soal itu ya boleh-boleh saja, tapi kan saya kira masyarakat ingin tahu dari debat itu substansinya apa,” ujarnya.

Fadli Zon.

Memang, sambung Fadli, tak bisa dipungkiri diperlukan juga kemampuan berbahasa, yang menurutnya tak harus melulu soal bahasa asing, tapi juga persoalan kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Tapi menurut saya sih tentu bahasa Indonesia lah yang penting," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Ketua DPP PAN Yandri Susanto mengusulkan agar debat capres-cawapres diselingi bahasa Inggris karena pemimpin negara akan bergaul pada kancah internasional. Karena itu, kemampuan berbahasa menjadi penting ditunjukan melalui debat capres-cawapres.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini