Peretas Web Jadi Ancaman Siber saat Musim Kampanye

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 14 September 2018 19:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 14 605 1950666 peretas-web-jadi-ancaman-siber-saat-musim-kampanye-X7XSRpW7GR.jpg Foto Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Memasuki masa kampanye Pileg dan Pilpres, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menilai ancaman siber hanya pada sistem informasi.

"Ancaman yang paling menonjol saya pikir karena ke sistem. Informasi ya peretasan gitu kan," kata Juru Bicara BSSN, Anton Setiyawan di Markas BSSN, Jalan Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (14/9/2018).

Menurutnya, peretasan tersebut harus benar-benar dicegah, sebab jika hal tersebut terjadi tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sistem akan menurun.

"Itu pertama yang harus kita cegah. Jangan sampai peretasan, karena kalau sampai peretasan itu terjadi itu akan menentukan tingkat kepercayaan dari masyarakat, untuk menjaga supaya sistem ini tidak di retas," tuturnya.

 hac

Adapun saat ditanyaan, terkait media sosial menjadi ladang hoak dan ujaran kebencian saat kampanye. Anton menegaskan bahwa hal itu Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) dapat menjelaskan hal itu

"Ya kalau bicara konten sebenarnya kominfo yang bisa memberikan penjelasan, jadi (kita) hanya infrastrukstur, traffic dan lain-lain. Kita harapkan tidak menganggu sistem informasinyang digunakan, saat kita melakukan pemilu," tutupnya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini