KPU Belum Mau Komentar Terkait MA Kabulkan Mantan Koruptor Boleh Nyaleg

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Jum'at 14 September 2018 21:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 14 606 1950720 kpu-belum-mau-komentar-terkait-ma-kabulkan-mantan-koruptor-boleh-nyaleg-W17O4Y6Afa.jpg Ilustrasi Foto/Okezone

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI belum mau memberikan keterangan terkait putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan permohonan atau gugatan Judial Review terhadap PKPU No 20 tahun 2018 tentang larangan mantan napi korupsi nyaleg.

"Sehubungan dengan munculnya pemberitaan tentang terbitnya Putusan MA yang mengabulkan Permohonan/Gugatan JR terhadap PKPU No 20/2018 tentang Pencalonan Anggota DPR/DPRD, KPU belum dapat memberi komentar," kata Anggota KPU Divisi Hukum dan Pengawasan, Hasyim Asy'ari melalui pesan singkat yang diterima wartawan, Jumat (14/9/2018).

Hasyim beralasan pihaknya belum bisa memberikan keterangan karena belum menerima informasi resmi dari MA perihal putusan tersebut.

"Karena belum ada pemberitahuan resmi dari MA kepada KPU sebagai Pihak Tergugat/Termohon JR tersebut," tuturnya.

Untuk diketahui, MA mengabulkan sebagian permohonan uji materi Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD yang didalamnya memuat aturan larangan mantan napi kasus korupsi menjadi calon anggota legislatif (caleg).

"Iya sebagian (dibatalkan). Tapi sebagian tidak dapat diterima karena cacat formalnya," kata Kabiro Hukum dan Media MA, Abdullah saat dikonfirmasi Okezone, Jumat (14/8/2019).

Peraturan KPU No 20 tahun 2018, salah satu isinya mengatur tentang syarat bakal calon anggota legislatif yakni tidak pernah sebagai mantan narapidana narkoba, kejahatan seksual terhadap anak dan korupsi.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini