Bawaslu Hormati Putusan MA soal Mantan Napi Korupsi Boleh Nyaleg

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 14 September 2018 21:49 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 14 606 1950727 bawaslu-hormati-putusan-ma-soal-mantan-napi-korupsi-boleh-nyaleg-xrXYokJRMa.jpg Ilustrasi Foto/Okezone

JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menghormati putusan Mahkamah Agung (MA) soal uji materi Pasal 60 huruf j Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD Kabupaten/kota terhadap Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu (UU Pemilu) pada Kamis (13/9/2018) lalu.

Pasal yang diuji yakni mengatur soal larangan bagi mantan narapidana kasus korupsi, mantan bandar narkoba dan eks narapidana kasus kejahatan seksual pada anak untuk maju menjadi calon legislatif.

“Kita harus hormati putusan MA,” kata Ketua Bawaslu RI Abhan, Jumat (14/9/2018).

Foto/Okezone 

Ia pun meminta kepada KPU untuk segera melaksanakan putusan yang memperbolehkan mantan koruptor untuk mendaftar dan berarung di pemilihan legislatif.

“KPU segera eksekusi terkait putusan Bawaslu soal mantan napi koruptor. Ini adalah soal penegakkan hak konstitusional yang dijamin oleh UU,” lanjut dia.

MA mengabulkan sebagian permohonan uji materi Peraturan KPU (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Anggota DPR dan DPRD yang didalamnya memuat aturan larangan mantan napi kasus korupsi menjadi calon anggota legislatif (caleg).

"Iya sebagian (dibatalkan). Tapi sebagian tidak dapat diterima karena cacat formalnya," kata Kabiro Hukum dan Media MA, Abdullah saat dikonfirmasi Okezone.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini