nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Generasi Milenial Rentan Bunuh Diri, Apa Penyebabnya?

Rafida Ulfa, Jurnalis · Sabtu 15 September 2018 07:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 14 65 1950547 generasi-milenial-rentan-bunuh-diri-apa-penyebabnya-W8l4w2nres.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA – World Economic Forum melaporkan bahwa para peneliti memperingatkan bahwa jumlah pemuda yang menderita dalam perfeksionisme dapat mengarah pada melonjaknya tingkat depresi dan bunuh diri.

Dilansir oleh Okezone dari Business Insider, Sabtu (15/9/2018), studi dalam topik memperlihatkan fenomena unik dari generasi millenial yang selalu dalam tekanan ketika mendapat peringkat dalam ujian, penilaian kinerja pekerjaan atau di media sosial. Saat itu, para anak muda akan merasa harus memperlihatkan kehidupan yang sempurna.

Era dunia modern menyamaratakan kinerja, status dan citra dengan kegunaannya. Untuk mencapai semua itu, generasi milenial merasa dirinya harus mengungguli teman-temannya untuk menunjukkan nilai tersebut.

Akibatnya, mereka menjadi perfeksionis, memberikan kritik pada diri yang keras. Menurut para peneliti, ketika mereka ‘tidak diterima’ orang lain, mereka mengalami gejolak psikologis.

Terkadang sifat perfeksionis ini mengarah pada penyakit mental seperti kecemasan, anoreksia dan pikiran untuk bunuh diri.

Menurut dua peneliti yang ikut dalam studi, Thomas Curran dan Andrew Hill. Anak-anak muda merenung tentang bagaimana mereka harus bersikap, bagaimana mereka harus melihat, atau apa yang seharusnya mereka miliki. Mereka mengatakan, mereka yang gagal mempertahankan, percaya bahwa kerendahan diri mereka mencerminkan beberapa kelemahan atau kekurangan. (Feb)

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini