nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPK Fokus Kaji Tata Kelola Bangun Lapas Napi Korupsi di Luar Pulau

Arie Dwi Satrio, Jurnalis · Minggu 16 September 2018 16:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 16 337 1951220 kpk-fokus-kaji-tata-kelola-bangun-lapas-napi-korupsi-di-luar-pulau-qSaSNc4hbE.jpg Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Foto: Okezone)

JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengatakan pihaknya masih mengkaji tata kelola untuk membangun lembaga pemasyarakatan (lapas) khusus narapidana korupsi di luar pulau.

‎Hal itu diungkapkan Saut ketika menanggapi hasil sidak Ombudsman Republik Indonesia yang ‎menemukan luas sel narapidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto, di Lapas Sukamiskin, dua kali lebih besar ketimbang kamar napi lainnya.

‎"Harus pakai banyak pendekatan untuk membahas rumah binaan (para koruptor). Tidak hanya membangun efek jera dari warga binaan, rumahnya dipindahkan tapi tata kelolanya sama, maka hanya akan memindahkan persoalan dari satu pulau ke pulau lain," kata Saut kepada Okezone, Minggu (16/9/2018).

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang. (Foto: Heru Haryono/Okezone)

Menurut Saut, pembenahan tata kelola lapas untuk para koruptor merupakan bagian dari tanggung jawab KPK. ‎Oleh karena itu, Saut menganggap pembenahan lapas napi korupsi menjadi utang bagi KPK, terlebih lagi setelah adanya operasi tangkap tangan (OTT) terhadap mantan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen.

"KPK masih punya utang untuk benahi tata kelola rumah binaan, belajar dari OTT Sukamiskin yang belum lama ini terjadi," ungkap Saut.

‎Sebagaimana diketahui, Ombudsman mendapati hasil yang mengejutkan saat melakukan sidak ke Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, pada Jumat 14 September 2018 malam. Saat itu Ombudsman RI menemukan luas ruang kamar Setnov dua kali lebih besar dibanding yang lainnya.

Diduga sel mewah Setya Novanto. (Foto: Ombudsman RI)

Dalam foto yang didapat Okezone, ‎Ombudsman mendapati Setnov sedang duduk bersama M Nazaruddin. Keduanya duduk di sebuah ruang cukup besar yang ada di kamar Setnov.

Dalam ruangan tersebut terlihat ada satu kasur besar yang muat untuk ditiduri dua orang. Tak hanya itu, sel Setnov juga terlihat rapi dengan balutan wallpaper serta ada meja yang sepertinya dikhususkan untuk bekerja.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini