nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kalapas Sukamiskin: Kloset Duduk Setnov Tak Perlu Diperdebatkan Lagi

CDB Yudistira, Jurnalis · Minggu 16 September 2018 19:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 16 525 1951259 kalapas-sukamiskin-kloset-duduk-setnov-tak-perlu-diperdebatkan-lagi-ft6hBBp7dw.jpg Ruang Tahanan Setya Novanto di Lapas Sukamiskin (Foto: Ist)

BANDUNG - Baru-baru ini, beredar foto luasnya kamar terpidana korupsi kasus E-KTP Setya Novanto (Setnov) di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung. Foto itu menyebar ke berbagai media massa, setelah Ombudsman melakukan inpeksi mendadak, ke lapas khusus narapidana korupsi tersebut.

Dalam foto yang beredar terlihat kamar Set‎nov memang telihat luar dan 'mewah'. Tak seperti yang terlihat seperti apa adanya kamar penjara, hunian yang ditempati Setnov, nampak berbeda.

Mulai dari dinding kamar, tempat tidur Setnov dan toilet, yang nampak seperti fasilitas hotel. Kepala Lapas Sukamiskin Tejo‎ Harwanto menuturkan, kamar Setnov memiliki luas ukuran 3 X 5 meter.

"Kalau memang terlihat mewah, memang itu kamarnya (Setnov) dilapisi oleh kayu play wood," kata Tejo, saat ditemui di Lapas Sukamiskin Bandung, Jalan A. H. Nasution, Minggu (16/9/2018).

 Setya Novanto

Dinding kamar yang dilapisi tersebut, ungkap Tejo, karena dilatarbelakangi adanya rapuhnya bangunan dinding kamar Setnov. Pemasangannya pun dilakukan oleh warga binaan yang menghuni kamar tersebut.

"Itu dulu berdampak apabila hari hujan, itu dinding itu rapuh rembes, tapi dilakukan (dipasang) oleh masing-masing warga binaan pemasyarakatan," jelasnya.

Namun begitu, Tejo tidak menampik pemasangan dinding kayu tersebut, menyalahi aturan yang ada di lapas. "Ndak boleh, aturannya tidak boleh menambah, mengurangi bentuk ruangan itu tidak boleh," ungkap dia.

Kemudian, soal kloset duduk yang ada, Tejo pun meminta hal ini tidak diperdebatkan kembali. "Kloset jongkok ini ada keuntungannya, karena orang-orang lansia 60 sampai 70 persen penghuni lapas ini, berusia lebih dari 50 tahun, jadi kesulitan (untuk pakai kloset jongkok)," terangnya.

Berbeda dengan foto kamar Setnov, di media pun terungkap salah satu foto kamar dengan ukuran yang lebih kecil dari kamari Setnov. Dalam foto itu, terlihat sangat sempit. Bahkan, terlihat kasur yang ada di kamar itu, hanya beralaskan busa dengan tempatnaya berdekatan dengan kloset jongkok, tanpa ada sekatan.

Hal ini pun, tidak dibantah oleh Tejo. Dirinya mengakui memang ada kamar dengan ukuran seperti itu.

"Itu tentang pengadaan (kasur luas). Kalau saya punya uang, akan adakan itu semua. Kasur itu (di kamar Setnov) warisan dari warga binaan yang lalu," jelasnya.

 Setya Novanto

Dirinya membantah jika fasilitas kamar luas dan kloset jongkok ‎hanya ditempati oleh para penjabat yang menjadi napi korupsi. Ia menyebutkan, beberapa napi umum pun ada yang menempati kamar-kamar yang luas tersebut.

"Semua tipikor dan pidana umum juga sama. Karena yang dicek hanya, Pak Setnov, Nazzarudin, Pak Wawan. Coba cari yang lain, kan sama," jelasnya.

Tejo menuturkan, semua kamar hunian yang di lapas Sukamiskin akan distandarirasi. Program standarisasi kamar huniannya pun, sudah masuk ke program jangka panjang dalam perubahan Lapas Sukamiskin.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini