Ijtima Ulama II Dukung Prabowo-Sandi, Ma'ruf Amin: Banyak Ulama Lain Dukung Kami

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Minggu 16 September 2018 22:25 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 16 605 1951301 ijtima-ulama-ii-dukung-prabowo-sandi-ma-ruf-amin-banyak-ulama-lain-dukung-kami-OGhM66lQ28.jpg Ma'ruf Amin (Foto: Harits/Okezone)

JAKARTA - Bakal cawapres Ma’ruf Amin mengaku tak mempermasalahkan Ijtima Ulama II menghasilkan kesepakatan untuk mendukung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Sebab ia mengklaim sudah lebih banyak ulama yang mendukung Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

“Ya saya kira enggak ada masalah. Kemarin malam kan ulama-ulama pesantren berjumlah 400 orang dan ulamanya bener-benar ulama Kiai dan itu mendukung Jokowi-Ma’ruf Amin. Jadi enggak ada masalah,” tegas Ma’ruf Amin di Rumah KMA, Jalan Saharjo, Jakarta Selatan, Minggu (16/9/2018).

Bahkan, Ketua MUI Non-aktif ini pun menegaskan bila nantinya tak akan ada perpecahan antar ulama lantaran berbeda pandangan dalam dukungan di pilpres 2019 mendatang.

“Enggak pecah. Ada yang ke sana ada yang ke sini jangan dibilang pecah. Kecendrungan ya kami yakin betul-betul ulama, orang yang alim, hafal quran dan ahli ibadah seperti Abuya Muhtadi dari Banten itu justru mendukung kami,” jelas Ma’ruf.

Oleh karenanya, Ma’ruf optimus adanya dukungan dari sosok ulama Abuta Muhtadi dapat memberikan pengaruh kepada Jokowi-Ma’ruf.

“Satu aja udah mengalahkan semua itu. Orangnya alim hafal quran dan ahli ibadah. Itu ulama betulan itu. Jadi menurut saya optimis,”tandasnya.

Sebelumnya, Hasil Ijtima Ulama II Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) memutuskan secara resmi mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno di Pilpres 2019. Dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan Pakta Integritas oleh Prabowo Subianto.

"Kita, ditempat ini, Ijtima Ulama yang kedua dan Pakta Integritas yang telah kita tanda tangani akan kita serahkan kepada paslon Prabowo Subianto," kata Ketua GNPF Ulama, Muhammad Yusuf Martak di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, Minggu (16/9/2018).

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini