nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Bocah Kelaparan di Makassar Diduga Disekap Bersama Anjing dan Ular

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 17 September 2018 03:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 17 340 1951339 3-bocah-kelaparan-di-makassar-diduga-disekap-bersama-anjing-dan-ular-68mPnir845.jpg

MAKASSAR - Dua bocah laki-laki inisial OW (11) dan adiknya DV (2,5) serta satu bocah perempuan US (5) disekap di dalam rumah toko (Ruko) bersama hewan-hewan peliharaan selama berhari-hari.

Di dalam rumah itu ada Anjing, Kucing, dan Ular. Menurut cerita warga setempat bahwa pemilik rumah memang memelihara beberapa ekor anjing dan kucing bahkan ular.

"Yang kita taunya di dalam rumah ini anak-anak ini dia bersama binatang. Sekarang di dalam ini mungkin masih ada anjingnya dan ular," kata Ketua RT 5 RW 3 Kelurahan Pandang, Nuraeni sembari menunjuk Ruko itu.

Kepada Okezone, Nuraeni bercerita, bahwa di dalam ruko itu dihuni oleh empat orang. Dimana keempatnya yaitu Acci dan ketiga anak angkatnya.

Warga kata Nuraeni sudah biasa melihat anak-anak tersebut mendapat siksaan oleh orang tua angkatnya. Siksan seperti dipukul, ditendan bahkan dilempar. Hanya saja Acci dikenal sangat tempramen dan mudah marah. Sehingga warga tidak berani melarangnya.

"Kita tidak berani. Ujung-ujung nya mau menolong. Nanti kita dituduh yang macam-macam. Karena kita saat itu juga tidak punya bukti atau alasan kuat yang bisa melarangnya," jelas Nuraeni.

Acci biasa dilihat oleh warga yang bernama Daeng Tene (38). Dikatakan Daeng Tene bahwa Acci memukul dan menendang ketika anak-anak telat keluar rumah. Apabila Acci sudah ada di luar rumah dan telah mengeluarkan mobilnya dari bagasinya ke halaman depan ruko. Disitulah dia marah besar.

"Apabila anak-anaknya terlambat keluar dan sudah siap berangkat. Namun anak-anak masih di dalam rumah belum keluar disitu dia biasa marah besar. Dia langsung pukul dan tendang anaknya. Bahkan melempar yang paling kecil masuk ke dalam mobil," ungkap Daeng Tene.

Bahkan kata warga setempat, Acci sudah pernah akui bahwa ketiga anak-anak itu bukanlah anak kandungnya

"Dia yang bilang sama kita semua itu bukan anaknya. Yang jelas bukan anak kandungnya," ujarnya.

Selain Ruko ini, Acci juga memiliki tempat usaha lain di Jalan Metro Tanjung Bunga Makassar yakni sebuah toko baju.

"Yang ditaunya warga disini dia sering keluar pagi pulang malam. Kita taunya dia disini hanya tinggal. Ada tokonya di Tanjung GTC toko baju," kata warga.

Sejak berdomisili ditempat ini dia tidak pernah melapor ke ketua RT maupun kepada pemerintah di Kelurahan Pandang Kecamatan Panakukang, Makassar

Saat ini, dua bocah malang tersebut DV dan US telah diserahkan ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar. Sementara kakak pertamanya inisial OW yang lebih dulu berhasil keluar dari Ruko itu belum ditahu keberdaannya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini