Seorang Bocah Korban Penyekapan di Makassar Ditemukan di Rumah Pendeta

Herman Amiruddin, Okezone · Senin 17 September 2018 22:36 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 17 340 1951830 seorang-bocah-korban-penyekapan-di-makassar-ditemukan-di-rumah-pendeta-qrmkh8twrF.jpg Kepala Dinas PPA Kota Makassar. (Foto: Herman/Okezone)

MAKASSAR - Bocah berinisial OW alias AW (11) salah satu korban penyekapan oleh ibu angkatnya telah ditemukan oleh aparat kepolisian Polsek Panakukang di sebuah rumah pendeta yang berada di Jalan Toddopuli, Makassar.

Panit 1 Polsek Panakukang Ipda Robert Haranto Siga mengatakan, setelah meringkus ibu angkatnya berinisial M maka diperoleh keterangan, sehingga polisi bisa bergerak cepat mencari bocah tersebut

"Jadi ditemukannya anak lelaki OW ini setelah ibunya tertangkap dan didalami keterangannya. Sehingga tim Resmob Panakaukang dan Polretabes Makassar melakukan pencarian. Maka ditemukanllah anak di Jalan Toddopuli 6," ungkap Harianto saat ditemui di rumah lokasi penyekapan malam ini.

Dari keterangan ibu angkatnya Acci alias Memei alias Gensel (40), lanjut Harianto, polisi mencari keberadaan bocah tersebut dan ditemukan di rumah pendeta bernama Ibu Abi.

Ibu penyekap bocah di Makassar.Ibu penyekap anak angkat. Foto: Ist

Hubungan Ani dengan M sebatas pertemanan. Namun polisi akan mendalami hubungan pertemanan.

"Kita temukan anaknya sementara bermain saat ditemukan. Di rumah Ibu Ani. Ibu Ani masih berteman dengan M ini. Dan kita juga dalami hubungan pertemanannya ini," ungkap Harianto

Sementara Kepala Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Makassar Andi Tenri Palallo saat ditemui mengaku sangat berterimakasih kepada aparat kepolisian yang berhasil menemukan OW.

Ia mengaku setelah OW ditemukan, polisi kemudian membawa anak tersebut ke Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar.

"Jadi polisi menemukan anak ini di rumah ibu asuhnya yang dulu. Di rumah pendeta. Keadaan OW ini tidak jauh beda dengan kondisi adek-adeknya. Sekarang OW ada di sini yang antar polisi," ungkap Tenri.

Tiga bocah berinisial OW alias AW (11), F (5) dan DV alias DR (2,5) berhasil keluar dari rumah toko (Ruko) di Jalan Seruni Meranti, Makassar, Sulawesi Selatan. Ketiga bocah yang bukan saudara kandung tersebut kabur karena disekap dan dianiaya oleh ibu angkatnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini