nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakultas Teknik UI Kini Miliki S2 Teknik Sistem Energi

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Selasa 18 September 2018 20:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 18 65 1952303 fakultas-teknik-ui-kini-miliki-s2-teknik-sistem-energi-EWp4Jwttm7.jpg Fakultas Teknik UI (Foto: UI)

JAKARTA – Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) menambah satu program studi Magister (S2) multidisiplin Teknik Sistem Energi. Teknik Sistem Energi (TSE) adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari desain dan eksekusi suatu proses secara multidisiplin di sektor energi untuk memenuhi kebutuhan para pemangku kepentingan dan untuk membuat kebijakan yang memperhatikan aspek teknis, sosial, ekonomi, dan lingkungan selama siklus hidup sistem yang didesain.

Program studi ini terbuka bagi lulusan S1 dari berbagai jurusan dan akan menerima mahasiswa baru pada tahun ajaran baru 2019/2020 melalui Ujian Seleksi Masuk UI (SIMAK UI) yang akan dibuka pada April 2019 mendatang. Program studi ini telah memiliki angkatan pertama pada Tahun Ajaran 2018/2019 yang berjumlah 22 orang.

Peresmian Program studi TSE dihadiri oleh Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek Dikti Dr. Muhammad Dimyati, Dekan FTUI Dr. Ir. Hendri D.S Budiono, M.Eng beserta jajaran Pimpinan FTUI yang dilaksanakan di kampus UI Salemba.

Bersamaan dengan peresmian tersebut, Dr. Dimyati menyampaikan Keynote Speech yang berjudul "Peran Research & Development dalam Mendukung Pembangunan Energi Nasional". Kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan sejumlah pakar dibidang energi dan sekaligus juga sebagai tenaga pengajar untuk Program Magister ini.

Mereka adalah Prof. Dr. Iwa Garniwa M. K., M.T. (Teknik Elektro FTUI), Prof. Dr. Widodo Wahyu Purwanto, DEA (Teknik Kimia FTUI), Prof. Dr. Ir. Akhmad Herman Yowono, M.Phil.Eng (Teknik Metalurgi & Material FTUI), dan Dr. Anhar Riza Antarisawan (Badan Tenaga Nuklir Nasional/BATAN).

Ketua Program Studi Magister Teknik Sistem Energi UI Ir. Chairul Hudaya, S.T., M.Eng., Ph.D, IPM mengungkapkan bahwa pembukaan program studi baru ini dibuka atas pesan Bapak Presiden Jokowi.

“Pembukaan program studi baru ini merupakan salah satu bentuk respon FTUI atas amanat Presiden RI Bapak Joko Widodo, bahwa Perguruan Tinggi harus menyajikan kurikulum yang cepat menyesuaikan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya yang dikutip Okezone dalam keterangan tertulis, Selasa (18/9/2018).

Chairul menambahkan untuk mendukung visi Pemerintah tersebut khususnya pada bidang Energi, FTUI mendirikan Prodi baru yaitu Prodi Magister (S2) TSE. Menurutnya Program Magister Teknik Sistem Energi sendiri adalah bidang ilmu multidisiplin pertama di FTUI.

Dalam Keynote Speechnya, Dr. Muhammad Dimyati menjelaskan bahwa Indonesia harus mampu menjawab tantangan bidang energi di era revolusi industri 4.0. Lebih lanjut dipaparkan pula bahwa Indonesia harus bisa memanfaatkan era bonus demografi pertumbuhan populasi penduduk yang saat ini sedang dialami.

“Dengan potensi sumber daya manusia ini, Indonesia harus bisa merespon dengan menggalakkan riset dan studi terutama dibidang penyediaan energi nasional,” katanya

Untuk itu menurut Dimyati diperlukan kerjasama dari berbagai pihak untuk menghasilkan karya dan inovasi-inovasi yang bermanfaat bagi bangsa.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini