nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Racik Teh dari Kulit Semangka untuk Diabetes, 4 Mahasiswa Ini Raih Medali Emas di China

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Senin 24 September 2018 12:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 09 24 65 1954725 racik-teh-dari-kulit-semangka-untuk-diabetes-4-mahasiswa-ini-raih-medali-emas-di-china-TCM6UbFrj3.jpg Mahasiswa Unair (Foto: Website Unair)

JAKARTA – Empat mahasiswa Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga berhasil meraih medali emas dan special Award Negara Thailand dalam ajang 10th International Exhibition of Inventions and The 3rd World Invention and Innovation Forum (IEI & WIIF 2018) di Foshan, China.

Melansir dari laman Unair, Senin (24/9/2018), mereka adalah Novia Tri Handika, Indriani Dwi Wulandari, Nurul Hidayati, dan Neisya Pratiwindya Sudarsiwi. Prestasi membanggakan tersebut di raih lantaran berinovasi dengan sesuatu hal yang mereka ciptakan.

Keempat mahasiswa tersebut mengangkat ide pemanfaatan kulit ari buah semangka dan sari melati sebagai teh terapeutik sebagai alternatif solusi untuk meningkatkan kualitas hidup penderita Diabetes Mellitus Tipe 2.

teh

Albedo Romin Tea sebagaimana nama yang diidekan, memanfaatkan kandungan utama albedo atau biasa kulit ari semangka: citruline, senyama kimia yang membantu proses produksi insulin pada hati yang membantu menurunkan kadar gula dalam darah. Penambahan kelopak bunga rosella memiliki kandungan flavonoid mampu bekerja sebagai anti radikal bebas, membantu memperbaiki kinerja sel beta pankreas sebagai produsen insulin tubuh.

Inovasi ini rencananya akan dilakukan pengkajian pra-klinis melalui hewan coba mencit. Keempat mahasiswa tersebut berharap, pembuktian tersebut mampu meloloskan produknya untuk dapat dikonsumsi oleh penderita diabetes dan dapat dipatenkan.

“Alhamdulillah, kami bisa mendapatkan penghargaan ini. Perjuangan selama 5 bulan mempersiapkan lomba ini akhirnya terbayarkan. Kami bisa membuktikan bahwa kami bisa berprestasi dan mengharumkan nama almamater,” papar Neisya, salah satu anggota tim Terkait prestasi yang diraih mahasiswanya, selaku dosen pembimbing Setho Hadiyusmana, S.Kep., Ns., M.NS. (CommHlth&PC) menyatakan rasa syukur. Prestasi ini, menurutnya, berhasil diraih atas dukungan berbagai pihak.

teh

“Alhamdulillah, saya ingin sampaikan ini bukan prestasi individual, tetapi kelompok, sebagai entitas Fakultas Keperawatan. Tentunya, mereka mahasiswa-mahasiswa yang pintar sejak memasuki studi di UNAIR, mereka sudah terpilih,” terang Setho.

Setho menambahkan, ia hanya seorang dosen yang tentunya hanya bisa memfasilitasi ide-ide cemerlang keempat mahasiswanya dan membantu mengemasnya menjadi lebih baik dan rapi untuk dipresentasikan di kancah Internasional. Selain kepada para mahasiswa yang sudah mengharumkan UNAIR, tentu ia juga sangat berterimakasih kepada pimpinan fakultas dan universitas.

“Saya patut berterimakasih kepada pimpinan fakultas dan universitas yang dapat memberikan kesempatan kepada mereka (mahasiswanya) untuk membuktikan daya saing mahasiswa yang luar biasa,” tambahnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini