nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Panglima TNI Akui Komunis Masih Jadi Ancaman Indonesia

Badriyanto, Jurnalis · Rabu 26 September 2018 12:57 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 09 26 337 1955771 panglima-tni-akui-komunis-masih-jadi-ancaman-indonesia-uNWhyadMUL.jpg ilustrasi.

JAKARTA – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengakui, komunis masih menjadi ancaman bagi bangsa Indonesia, sehingga harus selalu waspada dan diantisipasi keberadaannya yang bisa muncul kapan dan di mana saja.

Pernyataan itu disampaikan saat menjawab pertanyaan seorang veteran yang khawatir PKI bangkit lagi karena marak pemberitaan adanya lambang palu air bahkan orang yang terang-terangan membela PKI.

“Komunis adalah ancaman laten, komunis menjadi perhatian kita, menjadi bahaya laten, karena komunis melakukan sejarah buruk di Indonesia," kata Hadi dalam silaturahmi veteran di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (26/9/2018).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)

Di hadapan ratusan veteran, Hadi menegaskan, pihaknya selalu melakukan pengecekan ke lokasi secara langsung setiap muncul isu kebangkitan PKI. Bahkan hampir tiap saat selalu ada lambang atau stiket berlambang palu arit yang meresahkan masyarakat.

(Baca Juga : Perlu Kewaspadaan Mutlak untuk Cegah Kebangkitan Komunisme)

Hadi meyakinkan para veteran itu bahwa PKI bangkit hanyalah sebatas isu. Ia menjamin PKI tidak akan pernah hidup lagi di negara Indonesia yang berideologi Pancasila.

"Komunis adalah ancaman. Namun, sesuai semangat persatuan bahwa komunis enggak akan pernah bisa hidup di negara Pancasila ini," pungkas Hadi.

(Baca Juga : Viral! Pakai Kaus Berlogo Palu Arit, Seorang Perempuan Hebohkan Warganet)

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini