nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Disuntik Islamic Development Bank, Untirta Ditargetkan Jadi Pusat Unggulan Food Security

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Kamis 27 September 2018 18:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 27 65 1956490 disuntik-islamic-development-bank-untirta-ditargetkan-jadi-pusat-unggulan-food-security-FYporzjD4C.jpg

SERANG – Indonesia sekarang ini dituntut untuk memiliki daya saing yang kuat agar mampu mensejajarkan diri dengan negara-negara lain, salah satunya di era revolusi 4.0 yang ditandai dengan persaingan yang ketat dan arus informasi yang pesat dalam semua sektor.

Kendati demikian, sektor pendidikan tinggi harus lebih bermutu dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional dan berkontribusi secara nyata kepada peningkatan daya saing bangsa. Salah satu elemen penting untuk mencapai hal tersebut adalah ketersediaan sarana prasarana yang memadai dan kondusif bagi iklim pendidikan tinggi.

Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) melalui Pinjaman Hibah Luar Negeri Islamic Development Bank (PHLN IDB) Ditjen Sumber Daya Iptek Dikti (SDID) menyelenggarakan Proyek Pengembangan Empat Universitas atau Project 4 in 1 guna meningkatkan kualitas riset di level pendidikan tinggi Tanah Air.

Baca Juga: Terinspirasi dari Hiportemia, Mahasiswa RI Ciptakan Jaket Suhu Badan

Project 4 in 1 diusulkan untuk dapat berkontribusi pada tujuan strategis pemerintah dalam pembangunan perguruan tinggi yaitu meningkatkan daya saing melalui peningkatan ranking perguruan tinggi Indonesia, peningkatan indeks inovasi Indonesia dan memberikan kontribusi untuk mencapai mutu pendidikan pada tahun 2030.

Salah satu perguruan tinggi yang mendapatkan PHLN IDB yaitu Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta). Dana dengan total nilai sekitar Rp825 miliar tersebut digunakan untuk pembangunan kampus baru Untirta. Pembangunan infrastruktur dan bangunan kampus baru terdiri dari 11 gedung di atas lahan seluas 12 Ha berlokasi di Desa Sindangsari Pabuaran Kabupaten Serang.

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir menyebutkan proyek tersebut merupakan pinjaman negara yang nilainya cukup besar. Untuk itu pihaknya berharap, pendanaan tersebut dapat menghasilkan gedung sesuai yang direncanakan.

"Mudah-mudahan proyek ini bisa lancar, tidak ada masalah dan bisa dikerjakan dengan baik," ujarnya saat Pemancangan Tiang Pertama (Groundbreaking) Kampus Terpadu Untirta, Rabu (26/9/2018).

Baca Juga: Alat Pendeteksi Potensi Bencana Alam Mahasiswa RI Diakui Dunia

Perguruan tinggi yang berada di kota Serang ini merupakan salah satu dari empat perguruan tinggi, yang memperoleh pendanaan dari IsDB, dengan dana pendamping dari Pemerintah dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.

Salah satu tujuan yang akan diwujudkan melalui proyek ini ialah, kampus Untirta akan menjadi Pusat Unggulan Iptek di bidang Food Security. Hal ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat dan peningkatan daya saing bangsa.

Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Ino S Rawita berharap kedepannya Untirta dapat meningkatkan kualitasnya sehingga dapat mencetak lulusan yang kompeten.

“Kedepannya semoga Untirta dapat meningkatkan kualitasnya dan dapat memiliki lulusan yang berkompeten dibidangnya, memiliki skill yang dibutuhkan dunia usaha maupun menciptakan lapangan pekerjaan sendiri (enterpreneurship),” ujarnya

Dia menambahkan di Provinsi Banten sendiri terdapat sekitar 17.261 perusahaan yang memerlukan dukungan sumberdaya manusia dari sektor pendidikan.

Sebelumnya Kemristekdikti juga memberikan project 4 in 1 kepada tiga universitas lainnya yang tergabung dalam proyek ini yaitu Universitas Negeri Jember (Unej), Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Mulawarman.

(Feb)

(rhs.-)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini