nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Israel Tuduh Iran Miliki Gudang Nuklir Rahasia di Teheran

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 28 September 2018 12:36 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 09 28 18 1956799 israel-tuduh-iran-miliki-gudang-nuklir-rahasia-di-teheran-MFup9hSXha.jpg Foto: Reuters.

NEW YORK – Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu mengklaim Iran memiliki gudang bom atom di Teheran yang menyimpan 300 ton material yang berhubungan dengan nuklir. Tudingan itu disampaikan Netanyahu saat berbicara di Sidang Majelis Umum PBB pada Kamis, 27 September.

Netanyahu mengatakan, Israel telah melakukan penggerebekan terhadap “arsip nuklir atom” Iran dan merujuk pada laporan yang kemudian dirilis, Netanyahu menyampaikan sebuah informasi baru.

BACA JUGA: Iran Terus tuding Amerika Serikat dan Israel atas Serangan Parade Militer Mereka

“Apa yang akan saya katakan belum diketahui secara publik sebelumnya ... Saya mengungkapkan untuk pertama kalinya bahwa Iran memiliki fasilitas rahasia lain di Teheran,” kata Netanyahu sebagaimana dilansir RT, Jumat (28/9/2018).

Dia kemudian menunjukkan foto sebuah kompleks bangunan di Teheran, dan menyebutkan jalan tempat itu berada. Berdasarkan keterangan Netanyahu, gudang itu berisi 15 kontainer kapal yang memiliki 300 ton material nuklir.

Pemimpin Israel itu mengklaim bahwa Iran telah berusaha untuk mengosongkan gudang tersebut setelah serangan Tel Aviv pada "arsip" dan mendesak negara-negara dengan kemampuan satelit untuk terus mengawasi lokasi itu, karena kegiatan tersebut mungkin bertambah banyak setelah pernyataannya.

BACA JUGA: Israel Akan Ambil Tindakan Militer Jika Iran Blokade Laut Merah

“Karena kami menggerebek arsip atom nuklir, mereka sibuk membersihkan gudang atom tersebut. Baru bulan lalu mereka membuang 15 kilogram bahan radioaktif. Anda tahu apa yang mereka lakukan dengan itu? Mereka mengeluarkannya dan menyebarkannya di sekitar Teheran sebagai upaya untuk menyembunyikan bukti,” kata Netanyahu.

Netanyahu mengecam badan energi atom internasional (IAEA) yang tidak mengambil langkah-langkah tindak lanjut atas laporan Israel. Dia juga mendesak warga Teheran untuk membeli pengukur radiasi dan memeriksa paparan radiasi di Teheran.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini