nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polri Kaji Laporan Situs Skandalsandiaga, Pidana Umum atau Pelanggaran Pemilu

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 28 September 2018 16:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 09 28 337 1956960 polri-kaji-laporan-situs-skandalsandiaga-pidana-umum-atau-pelanggaran-pemilu-bVhlcWYLhs.jpg Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo. (Foto: Puteranegara Batubara/Okezone)

JAKARTA – Pihak Polri sudah menerima laporan Tim Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno terkait munculnya situs skandalsandiaga.com. Hal itu sebagaimana diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo.

Ia mengatakan bahwa penyidik tengah mengkaji laporan tersebut, apakah terkait pidana umum atau pelanggaran pemilu.

"Nanti dilihat, apakah ini pelanggaran (pidana umum) atau tindak pidana pemilu," ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2018).

(Baca juga: Polisi Minta Kominfo Blokir Situs Skandal Sandiaga)

Tak hanya itu, Polri juga tengah melakukan koordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait dugaan kampanye hitam melalui situs tersebut.

Situs skandalsandiaga.com. (Foto: Ist)

Dedi melanjutkan, apabila laporan tersebut dikategorikan sebagai pelanggaran pemilu, maka Polri akan menyerahkan kasus tersebut ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Sentra Gakkumdu sendiri terdiri dari Polri, Bawaslu, dan Kejaksaan.

"Kalau tindak pidana pemilu nanti diserahkan ke Gakkumdu dan akan digelarkan perkara. Dari hasil perkara tersebut kalau dinyatakan hasil tindak pidana akan ditingkatkan dari penyelidikan ke penyidikan. Kalau sudah begitu 14 hari penyidikannya," jelas Dedi.

(Baca juga: Respons Sandiaga soal Situs Skandalsandiaga: Woles Aje Bro!)

Sebelumnya, tim pemenangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno melaporkan munculnya situs skandalsandiaga.com ke Bareskrim Polri. Laporan tersebut dilayangkan pada Kamis 27 September 2018 dengan Surat Tanda Terima Laporan bernomor STTL/981/IX/2018/Bareskrim.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini