Pengamanan Munas X Pramuka Lebih Ketat dari Biasanya, Ada Apa?

Asdar Zuula, Sindo TV · Jum'at 28 September 2018 16:58 WIB
https: img.okezone.com content 2018 09 28 340 1956984 pengamanan-munas-x-pramuka-lebih-ketat-dari-biasanya-ada-apa-UWUVwRsvd2.jpg

KENDARI - Pengamanan di lokasi pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) X Pramuka, di salah satu hotel di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), berbeda dengan Munas-Munas sebelumnya.

Hal ini diakui Ketua Panitia Munas X Pramuka, P.A Kodrat Pramudho, SKM, M.Kes, saat ditemui sejumlah jurnalis di media center, Jumat (28/09/2018).

Menurut Kodrat, pengalamannya menjadi ketua panitia Munas Pramuka, tiga kali, baru Munas kali ini yang paling ketat.

Hal ini menurut Kodrat, disebabkan kecemasan, akibat adanya tekanan terhadap Ketua-Ketua Kwarda, oleh oknum intel, untuk mendukung salah satu calon Ketua Kwarnas Pramuka periode 2018-2023.

"Ada tekanan-tekan terus terang saja dari oknum. Ada intel yang menekan Ketua-Ketua Kwarda, untuk mendukung calon tertentu, mudah-mudahan tidak terjadi, tapi itulah yang terjadi secara psikologis Ketua-Ketua Kwarda ini merasa tertekan" ungkap Kodrat.

Harapan Kodrat, kecemasan ini tidak terjadi di Munas X Pramuka, di Kendari, Sultra.

Diketahui, Empat Calon Ketua Kwarnas Pramuka periode 2018-2023, akan perebutkan 34 suara Kwarda dan 1 suara Kwarnas.

Empat Calon Ketua Kwarnas Pramuka itu adalah, Adhyaksa Dault (Ketua Kwarnas Pramuka Periode 2013-2018), Budi Waseso (Kepala Bulog), Prof. Yana (tenaga ahli Lemhanas) dan Susi Yuliati (Wakil Ketua Kwarnas Pramuka)

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini