nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polda, BIN hingga Kementerian Dirikan Posko Bantuan untuk Korban Gempa Sulteng

Herman Amiruddin, Jurnalis · Senin 01 Oktober 2018 15:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 10 01 340 1958075 polda-bin-hingga-kementerian-dirikan-posko-korban-gempa-sulteng-Iv71yo4QSJ.jpg Kondisi Hotel Roa-Roa, Palu, Sulteng Pasca Gempa dan Tsunami (foto: BNPB)

MAKASSAR - Kepolisian Polda Sulawesi Barat (Polda Sulbar) membuka posko kesehatan bagi korban gempa Donggala dan Palu. Selain itu berbagai bantuan kemanusian juga datang dari berbagai pihak termasuk kementerian.

Kabid Dokkes Polda Sulbar AKBP Dr Syamsul Bahar, mengaku, pihaknya juga membentuk posko pelayanan kesehatan untuk mendukung layanan rumah sakit, penatalaksanaan DVI, demi menampung korban hidup maupan meninggal.

"Kami juga terut menyertai berupa makanan dan obat-obatan untuk para korban bencana alam tersebut," Dokter Syamsul kepada Okezone, Senin (1/10/2018).

Posko Bantuan Polda Sulbar untuk Korban Gempa dan Tsunami Sulteng (foto: Herman/Okezone)	Posko Bantuan Polda Sulbar untuk Korban Gempa dan Tsunami Sulteng (foto: Herman/Okezone)

Lebih lanjut, Syamsul mengatakan, kondisi saat ini di Donggala dan Palu Sulteng sangat para dimana rumah penduduk rata dengan tanah, porak-poranda dan banyak korban berjatuhan.

Dr Syamsul berharap kepada seluruh masyarakat Indonesia, agar musibah ini cepat berlalu dan korban tidak lagi bertambah.

"Saudara-saudara kita saat ini sangat butuh bantuan, sekecil apapun bantuan yang diberikan akan sangat mambantu,” harap Syamsul.

Terpisah, Kabid Humas AKBP Mashura mengatakan Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar juga terjun langsung kelokasi gempa dan tsunami dengan membawa sejumlah bantuan.

Dikatakan Mashru Kapolda dan rombongannya juga membantu memperbaiki akses jalan yang sempat terputus dan membantu membersihkan puing-puing reruntuhan pasca gempa dan tsunami.

"Alhamdulillah melalui pembantukan Posko layanan kesehatan ini, ratusan masyarakat yang terluka telah kami layani serta telah mengevakuasi para korban (jenazah) untuk selanjutnya dimakamkan," kata Mashura.

Pengungsi Korban Bencana Gempa & Tsunami Palu Tiba di Makassar Bantuan untuk Korban Gempa dan Tsunami Palu (foto: KoranSindo)

Sementara Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Sulawesi Selatan turut membantu korban gempa dengan mengirim bantuan ke Palu dan Donggal, Sulawesi Tengah.

Kepala BIN Daerah Sulsel, Brigjen TNI Wing Handoko mengatakan sebanyak enam truk menyuplai bahan makanan ke wilayah bencana gempa Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.

"Pengiriman bahan makanan antara lain berupa susu, mie instan, biskuit dan air mineral. Pengiriman difasilitasi pihak Lanud Sultan Hasanuddin," kata Handoko saat ditemui di base ops Lanud Sultan Hasanuddin.

Hal tersebut, kata Handoko, untuk membantu meringankan beban para keluarga maupun korban gempa. Truk yang mengangkut bahan makanan itu di serahkan sepenuhnya ke pihak Komandan Lanud untuk menerbangkannya ke Palu.

"Malam ini kami titipkan logistik berupa bahan makanan sebanyak enam truk. Mungkin hari ini diterbangkan atau besok dengan Hercules," tuturnya.

Pengiriman enam truk logistik ini adalah pengiriman pertama. Selanjutnya akan ada lagi pengiriman kedua berupa tenda dan selimut.

Bantuan logistik untuk korban bencana ini dikirim melalui udara karena jalur darat tidak bisa diakses.

"Run way bandara di Palu juga rusak tapi retaknya sepanjang 200 meter saja. Masih tersisa 2000 meter yang sudah bisa didarati pesawat Hercules dan Boing," kata Brigjen TNI Wing Handoko.

Sedangkan Sahabat Rakyat Indonesia (SRI) bersama Kementerian Pertanian (Kementan), Pemprov Sulsel, Polda Sulsel, Komando Daerah Militer VII Hasanuddin, Pemkot Makassar beserta stake holder lainnya membuka Posko Bantuan Dompet Peduli Gempa Palu dan Donggola.

Ketua Umum SRI, Sukriansyah S Latief menyampaikan, dibukanya posko bantuan ini merupakan wujud rasa simpati, empati dan duka mendalam atas musibah gempa dan tsunami yang menimpa saudara-saudara kita di Palu dan Donggala.

“Penggalangan bantuan ini menjadi wujud simpati, empati dan duka kami untuk ikut membantu saudara-saudara kita di Palu dan Donggala,” ujar Sukriansyah yang akrab disapa Uki ini.

Menurut Uki, saat inilah harus menunjukkan rasa empati dan persaudaraan sebangsa tanpa memandang perbedaan apapun.

 

“Ini murni kemanusiaan yang lahir dari rasa peduli dan empati kita pada saudara sebangsa setanah air. Karena itu kami mengandeng seluruh elemen, baik di pemerintahan, kepolisian, TNI dan masyarakat untuk bersatu meringankan penderitaan saudara kita di Palu dan Donggala,” katanya.

Sementara Ketua Panitia Bantuan Dompet Peduli Gempa Palu dan Donggala, Safri Sabit mengatakan Posko bantuan yang beralamat di Gedung ASS, Jalan Urip Sumoharjo Nomor 3, Km 5 (samping pintu 2 Kampus UMI Makassar) ini terus dibuka sampai Rabu 3 Oktober 2018 mendatang.

“Kami menantikan uluran tangan dan bantuan masyarakat untuk saudara-saudara kita di Palu dan Donggala. Masyarakat bisa langsung mendatangi posko kami”, kata Safri.

Sampai saat ini telah terkumpul dana bantuan sebesar Rp7 Miliar. Rencana pelepasan bantuan akan di laksanakan Kamis 4 Oktober 2018 di Lapangan Sultan Hasanuddin Makassar oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Gubernur Sulsel, Muspida Sulsel dan Muspida Makassar beserta seluruh stake holder yang ikut berpartisipasi dalam memberi bantuan tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini