nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sempat Dikepung Warga, Kondisi di Bandara Palu Kembali Tertib

Taufik Fajar, Jurnalis · Senin 01 Oktober 2018 16:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 01 340 1958095 sempat-dikepung-warga-kondisi-di-bandara-palu-kembali-tertib-S0vWphXVXL.jpg Kondisi Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Kota Palu, Sulteng (foto: Taufik F/Okezone)

PALU - Gempabumi berkekuatan 7,4 skala richter telah meluluhlantakkan Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Jumat 28 September 2018. Gempa dan tsunami di kota Palu ini, membuat masyarakat kehilangan sanak keluarganya.

Sebagian masyarakat sudah mengungsi ke tempat-tempat aman. Bahkan, ada sebagian masyarakat yang ingin keluar dari Kota Palu.

Kondisi Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Kota Palu, Sulteng (foto: Taufik F/Okezone)	Kondisi Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Kota Palu, Sulteng (foto: Taufik F/Okezone) 

Pantauan Okezone, Senin (1/10/2018), di Bandara Mutiara Sis Al Jufri Kota Palu, tidak ada gangguan penerbangan sama sekali menuju Makassar. Namun, tadi sempat ada sedikit keselapahaman antar warga di situ, karena berebut untuk menaiki pesawat.

Tapi, saat ini di Bandara Palu, masyarakat sudah tertib dan mengikuti aturan petugas di area tersebut. Di mana sudah ada penjagaan dari anggota TNI-Polri.

Salah seorang warga, Tardi (42) mengatakan, memang tadi ada sedikit desak-desakan antara warga yang akan terbang ke luar Palu. Itu cuma sebentar, sekarang masyarakat sudah tertib mengikuti aturan petugas bandara.

"Sudah tertib sekarang dan sudah ada penjagaan dari petugas Polri-TNI," kata Tardi di lokasi, Senin (1/10/2018).

Kondisi Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Kota Palu, Sulteng (foto: Taufik F/Okezone)	Kondisi Bandara Mutiara Sis Al Jufri, Kota Palu, Sulteng (foto: Taufik F/Okezone) 

Sebelumnya beredar adanya info terkait terganggunya penerbangan pesawat dari Palu menuju Makkasar akibat warga yang mengepung Bandara Palu. Mereka tampa berdesak-desakan di landasan pesawat.

Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Sultan Hasanuddin, Mayor Sus Henny Purwani mengatakan untuk sementara penerbangan dihentikan. Di mana pesawat itu mengangkut bantuan sosial tim medis dan obat-obatan serta logistic untuk korban gempa di Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah.

Alasan dihentikannya penerbangan kata Henny, banyaknya warga yang masuk ke dalam area landasan pacu. Bahkan ada yang sampai tidur di bawa pesawat hercules saat sedang parkir di landasan. Mereka penumpang yang mulai brutal hingga masuk ke area landasan pacu.

"Iya mas banyak yang brutal. Masyarakat Palu mas. Jadi herkulesnya tidak bisa dukung bantuan sosial untuk sementara penerbangan dihentikan," jelas Henny.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini