Share

Meski Tindakannya Soal Rohingya Disesalkan, Nobel Perdamaian Suu Kyi Tidak Akan Dicabut

Rahman Asmardika, Okezone · Selasa 02 Oktober 2018 17:14 WIB
https: img.okezone.com content 2018 10 02 18 1958672 meski-tindakannya-soal-rohingya-disesalkan-nobel-perdamaian-suu-kyi-tidak-akan-dicabut-BgOQ474DWz.jpg Pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi. (Foto: AFP)

STOCKHOLM – Yayasan Nobel menyatakan tidak akan mencabut penghargaan Nobel Perdamaian yang diberikan kepada Aung San Suu Kyi meski beberapa tindakan pemimpin Myanmar itu “disesalkan”. Hal itu disampaikan oleh Pimpinan Nobel Foundation, Lars Heikensten beberapa hari sebelum penganugerahan hadiah Nobel tahun ini.

"Kami melihat apa yang dia lakukan di Myanmar telah banyak dipertanyakan dan kami membela hak asasi manusia, itu adalah salah satu nilai inti kami," kata Heikensten sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (2/10/2018).

"Jadi tentu saja sampai tahap tertentu dia bertanggung jawab untuk itu, hal itu sangat disesalkan," tambahnya.

BACA JUGA: Kasus Rohingya, Aung San Suu Kyi: Seharusnya Ditangani Lebih Baik

Suu Kyi yang menerima Nobel Perdamaian pada 1991 atas kampanyenya untuk demokrasi di Myanmar banyak mendapat sorotan terkait tindakannya dalam menangani krisis kemanusiaan terhadap etnis Rohingya di Provinsi Rakhine. Perempuan berusia 73 tahun itu dianggap gagal kewenangan moralnya untuk mencegah terjadinya kekejaman terhadap warga sipil di Rakhine.

Bulan lalu, Suu Kyi mengatakan bahwa situasi di Rakhine bisa ditangani dengan lebih baik, tetapi dia tidak melihat adanya kejahatan besar, padahal tim penyelidik PBB telah menyatakan ada tindakan genosida yang dilakukan militer Myanmar.

"Kami tidak percaya mencoba menarik hadiah adalah tindakan yang logis ... tindakan itu akan melibatkan kami dalam diskusi terus menerus mengenai apa yang dilakukan orang-orang setelah mereka menerima hadiah," lanjut Heikensten.

BACA JUGA: PBB: Berniat Melakukan Genosida Terhadap Rohingya, Jenderal Myanmar Harus Diadili

"Selalu ada dan akan selalu ada pemenang Nobel yang melakukan hal-hal yang tidak kami setujui setelah mereka mendapatkan hadiah. Saya pikir hal itu tidak bisa dihindari.”

Nobel Foundation yang bermarkas di Stockholm adalah badan yang mengawasi semua hadiah Nobel yang diberikan oleh beberapa organisasi berbeda di Norwegia dan Swedia.

Pada Agustus, Komite Nobel Norwegia yang memberikan hadiah Nobel Perdamaian mengatakan bahwa aturan yang ada tidak membenarkan penarikan hadiah yang telah diberikan.

Follow Berita Okezone di Google News

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini