nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gempa & Tsunami Palu: 'Istri Saya Belum Ditemukan, Kondisi Sedang Hamil'

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 02 Oktober 2018 21:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 02 340 1958801 gempa-tsunami-palu-istri-saya-belum-ditemukan-kondisi-sedang-hamil-ys5iRmDZdc.jpg Kondisi rumah yang terdampak gempa di Palu. (Foto: Taufik Fajar/Okezone)

PALU - Marwan (46), warga Kelurahan Petobo, Palu Selatan, merupakan salah satu yang selamat saat kejadian gempa disusul tsunami di Palu pada Jumat 28 September 2018. Petobo salah satu kelurahan di kota Palu yang terdampak gempa bumi paling parah.

Pada saat kejadian gempa bumi tersebut, sekira Pukul 17.00 Wita, Marwan bersama keluarga sedang berada di rumah untuk melakukan aktivitas seperti biasa. Namun tak lama kemudian getaran hebat terasa.

Bahkan saat gempa terjadi, satu keluarga tidak bisa berlari untuk menyelamatkan diri masing-masing. Kerena getaran itu sangat kuat yang membuat dirinya bersama keluarga terombang-ambing didalam rumahnya.

"Kita sekeluarga mau berlari dan keluar rumah itu tidak bisa, untuk berdiri aja susah dan jatuh terus, kami hanya berdoa, agar diberi keselamatan," kata Marwan kepada Okezone, Selasa (2/10/2018).

(Foto: Taufik Fajar/Okezone)

Dia mengungkapkan saat gempa terjadi, dirinya melihat pergeseran tanah. Di mana bangunan yang semula ada di tempat tersebut bisa bergeser ke tempat yang lain. Bahkan menurutnya banyak bangunan yang telah tertutup lumpr. Dia menduga, ribuan masyarakat  terjebak di dalam bangunan.

(Baca juga: Angkut Korban Gempa Palu, Pesawat Hercules Terbang 17 Kali Dalam Sehari)

"Rumah saya batas terakhir pergeseran tanah itu, pada saat gempa itu lumpur muncul ke atas sehingga menutupi bangunan rumah yang berada di lokasi tersebut," jelasnya.

Dia berharap pemerintah secepatnya mengevakuasi korban yang masih tertimbun. Hingga kini menurutnya belum dilakukan evakuasi sama sekali.

Sedangkan aroma jenazah sudah tercium begitu menyengat.

"Aroma jenazah mulai tercium menyengat sekali. Semoga cepat dievakuasi oleh pihak terkait," ungkapnya.

Gempa di Palu, Menara Masjid Ini Tetap Kokoh Berdiri

Sementara itu, salah satu warga Balaroa, Rasmin menyatakan, pada saat terjadi gempa dirinya berada di luar rumah, sedangkan dua orang anaknya bersama istri dan mertuanya berada di dalam rumah.

"Pada saat gempa itu terjadi, saya berlari untuk menyelamatkan keluarga di rumah. Tapi saya tidak bisa lari, karena gempa bumi begitu kencang," tuturnya.

Setelah gempa bumi selesai, lanjut dia, dirinya langsung menuju ke rumahnya untuk menyelamatkan keluarganya. Namun, saat sampai rumahnya, ia melihat rumahnya sudah tertimpa reruntuhan bangunan lain.

"Sampai saat ini keluarga saya belum ditemukan, istri saya sedang hamil. Saya ingin segera ditemukan agar cepat dimakamkan," pungkasnya.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini