nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Survei LSI: Masyarakat Ingin Pancasila Semakin Menguat

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Kamis 04 Oktober 2018 17:16 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 04 337 1959730 survei-lsi-masyarakat-ingin-pancasila-semakin-menguat-FJradrBW8w.jpg Rully Akbar, penelitis LSI Denny JA (Foto: Okezone)

JAKARTA - Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mencatat masyarakat ingin Pancasila sebagai ideologi negara yang semakin menguat. Sebab, dari penelitian yang dilakukan sebanyak 27,5% masyarakat menyatakan Pancasila dapat membuat kaum minoritas tak ingin memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Publik ingin Pancasila menguat karena hanya Pancasila yang dapat membuat pulau dan provinsi yang didominasi agama minoritas tak ingin memisahkan diri dari NKRI," kata Peneliti LSI Denny JA, Rully Akbar dalam rilis survei bertajuk 'Pilpres 2019 dan Kerinduan Lahirnya Indonesia yang Kuat' di Kantor LSI Denny JA, Jakarta, Kamis (4/10/2018).

 Pancasila

Selain itu, lanjut dia, sebesar 23,3% masyarakat menyatakan Pancasila terbukti ampuh merekatkan keberagaman yang dimiliki Indonesia. Lalu, sebanyak 17,8% masyarakat khawatir dengan bangkitnya sektarianisme, dan 14,6% masyarakat menyatakan Pancasila sebagai miniatur budaya Indonesia.

(Baca Juga: Survei LSI soal Capres Pancasila: Jokowi 65,8% Prabowo 28,7%)

Sebanyak 70,7% publik juga menilai Pancasila harus didukung oleh 80-89 persen masyarakat agar semakin kuat. Adapula, 15,2% publik yang menilai Pancasila hanya butuh didukung oleh 51-81 persen masyarakat dan 6,7% menyatakan didukung oleh 90-100 persen.

"Pancasila perlu didukung sebesar 80-89 persen agar kuat di hati masyarakat," ucap dia.

Survei LSI Denny JA dilakukan pada 14-22 September 2018, melalui face to face interview. Jumlah responden sebanyak 1.200 orang. Metode yang digunakan yakni multistage random sampling dan margin of error 2,9%.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini