nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Depan Mahasiswa, Menteri Eko: Opportunity di Desa Besar Sekali

Rafida Ulfa, Jurnalis · Kamis 04 Oktober 2018 15:36 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 10 04 65 1959668 di-depan-mahasiswa-menteri-eko-opportunity-di-desa-besar-sekali-wxlGXQADGS.jpg (Foto: Okezone)

JAKARTA – Untuk membangun desa dan mengembangkan sektor pariwisata, Indonesia perlu melibatkan semua stakeholder termasuk melibatkan para generasi muda untuk mau peduli dan ikut membangun desa.

“Karena generasi muda kan calon pemimpin bangsa dan kita perlu kasih tahu kepada mereka bahwa potensi di desa itu banyak sekali. Pembangunan itu akan bisa aktif kalau semua stakeholder bangsa itu bisa terlibat dan termasuk anak-anak muda,” ujar Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, pada acara “Milenial Bicara Desa” di kampus Universitas Bina Nusantara (Binus), Jakarta Barat, Kamis (4/10/2018).

Kementerian Desa juga bekerja sama dengan forum Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides) yang di dalamnya ada lebih dari 100 universitas di Indonesia yang mengirim lebih dari 75.000 untuk mengirim mahasiswa KKN tematik di desa dan seluruh Indonesia selama dua minggu.


Baca juga: Mendes Paparkan Pentingnya Peran Pemuda Membangun Desa

“Di situ, Binus ada jurusan pariwisata, sekarang kita lagi kembangkan dan galakkan desa-desa wisata jadi bisa hospitality-nya, homestay dan lain sebagainya itu bisa terlibat juga. Kemudian Binus juga ada cyber university jadi nanti coba kita lihat membangun desa, dan pelatihan secara virtual itu bisa kita kerja samakan juga,” lanjutnya.

Dengan mengembangkan desa-desa, dapat juga membantu masyarakat di desa tersebut untuk bisa mendapatkan penghasilan. “Jadi saya berharap anak-anak muda bisa melihat potensi di desa. Karena di desa itu banyak persoalan, persoalan itu bisa dijadikan opportunity buat mereka kaum milenial dan kompetisinya lebih rendah,” tuturnya.

Baca juga: Miris, Ratusan Desa di Cianjur Masih Tertinggal

Eko Putro juga mengatakan bahwa dengan program dan dari kementerian dengan kerja sama dengan forum pertides, bisa membuat kemiskinan di desa-desa hilang. Dan juga membuat cita-cita negara bisa maju dapat tercapat.

“Opportunity di desa besar sekali, tujuh tahun ke depan desa akan mentribute 1 triliun GDP. Jadi kesempatan untuk kaum milenial untuk mencari peluang di desa sangat besar sekarang. Kita bisa lebih sukses mengelola pariwisata, mengelola e-commarce, pasca panen dan lain sebagainya,” jelasnya.

(wdi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini