nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pascagempa, ITS Siap Terima Mahasiswa Universitas Tadulako Palu

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Kamis 04 Oktober 2018 16:04 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 04 65 1959691 pascagempa-its-siap-terima-mahasiswa-universitas-tadulako-palu-NyNF5RsYAA.jpg Seleksi Penerimaan Mahasiswa (Foto:Okezone)

JAKARTA – Bencana gempa bumi berkekuatan 7,4 skala richter disertai tsunami yang terjadi di Kabupaten Donggala, Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Jumat 28 September 2018 lalu telah meruntuhkan bangunan dan sejumlah fasilitas publik yang ada. Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan parah yaitu Universitas Tadulako (Untad) Palu. Akibatnya seluruh aktivitas kampus dihentikan dan para mahasiswa tidak dapat lagi melanjutkan kuliahnya.

Baca Juga : Update BNPB : 1.407 Meninggal Dunia Akibat Gempa-Tsunami Sulteng

Berawal dari hal tersebut, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, sebagai salah satu perguruan tinggi negeri yang memiliki kewajiban berkontribusi terhadap bangsa dan negara. ITS akan memberikan bantuan pendidikan berupa kuliah gratis di ITS untuk para mahasiswa Untad yang tidak bisa lagi mengikuti perkuliahan akibat terdampak gempa bumi yang terjadi pada akhir bulan September tersebut.

Melihat Lebih Dekat Kondisi Jembatan Terbesar di Palu yang Ambruk  

Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MSc ES PhD mengatakan, bantuan pendidikan ini awalnya tercetus karena Rektor Untad, Prof Dr Ir Muh Basir Cyio SE MS mengabarkan melalui grup whatsapp Majelis Rektor bahwa fasilitas kampus Untad, khususnya teknik mengalami kerusakan yang cukup parah. Sehingga, kegiatan akademik tidak bisa dilaksanakan.

“Saya mengatakan kepada Rektor Untad, kalau misalnya kondisinya seperti itu, sambil menunggu proses pemulihan bangunan bagaimana kalau mahasiswanya dititipkan di ITS?” ujarnya yang dikutip Okezone dari website ITS, Kamis (4/10/2018) .

 Baca Juga : BNPB: 70.821 Jiwa Mengungsi Akibat Gempa-Tsunami di Sulteng

Guru besar teknik lingkungan tersebut menjelaskan atas bantuan pendidikan ini, ITS akan siap menampung para mahasiswa Untad yang ingin berkuliah di ITS sambil menunggu kampus Untad yang siap untuk digunakan dalam kegiatan akademik kembali.

Selama menjalani perkuliahan di ITS nantinya, lanjut Joni para mahasiswa Untad tidak akan dikenakan biaya apapun. Para mahasiswa juga akan disediakan asrama mahasiswa selama mereka menjalani perkuliahan di ITS.

Melihat Lebih Dekat Kondisi Jembatan Terbesar di Palu yang Ambruk  

“Bahkan kalau mereka kekurangan biaya, maka kita (ITS) akan memberikan uang saku. Paling tidak sembari menunggu proses revitalisasi infrastruktur kampus, mereka akan kuliah di ITS selama satu semester. Jadi nilai mereka di ITS akan disetarakan di kampus mereka dengan sistem transfer kredit saja,” ucapnya.

Inisiasi ITS untuk memfasilitasi para mahasiswa Untad berkuliah sambil menunggu fasilitas kampus mereka diperbaiki ini, ditanggapi baik oleh para rektor dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

“Lebih dari 30 universitas yang menyatakan kesanggupannya untuk menerima juga mahasiswa Untad,” tandasnya.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini