nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Unair Siap Terima Mahasiswa Universitas Tadulako untuk Studi Sementara

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Jum'at 05 Oktober 2018 18:37 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 05 65 1960186 unair-siap-terima-mahasiswa-universitas-tadulako-untuk-studi-sementara-vsq6ofDFG7.jpg Ilustrasi: Foto Okezone

JAKARTA – Bencana gempa bumi berkekuatan 7,4 skala richter disertai tsunami yang terjadi di Kabupaten Donggala, Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Jumat 28 September lalu memiliki dampak yang begitu besar. Salah satunya terputusnya proses pendidikan, baik pendidikan di tingkat dasar hingga pendidikan tinggi yang salah satunya Universitas Tadulako yang mengalami kerusakan cukup parah.

Mengenai hal itu, Rektor Universitas Airlangga (Unair) Moh Nasih menyatakan bahwa sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia, Unair menyambut baik himbauan Rektor Universitas Tadulako (Untad), Palu, Sulawesi Tengah dalam Majelis Rektor PTN se-Indonesia (MRPTN) dan Forum Rektor Indonesia (FRI), terakait permohonan untuk menerima mahasiswa Untad belajar sementara di berbagai kampus yang ada di Indonesia.

“Unair dengan sangat terbuka siap menerima mahasiswa Universitas Tadulako untuk sementara belajar di Unair, hingga nanti kondisi kampus Universitas Tadulako bisa digunakan kembali untuk belajar,”ujarnya yang dikutip Okezone dari website Unair, Jumat (5/10/2018)

 Baca Juga: Gedung Kampus Hancur, Mahasiswa Tadulako 'Migrasi' ke Unhas

Kendati demikian, mahasiswa Untad yang menempuh studi di Unair memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan mahasiswa Unair sembari menunggu kondisi kampus Untad kembali pulih. Prof Nasih menambahkan Mahasiswa Untad juga bisa memilih prodi yang relevan dengan prodi yang ditempuh selama menjadi mahasiswa Untad.

“Adapun alur yang harus dilakukan oleh mahasiswa Untad yang ingin studi ke Unair, bisa langsung menghubungi pihak Direktorat Pendidikan Unair,” jelasnya.

 Baca Juga: Pasca-Gempa & Tsunami Palu, Mahasiswa Untad Bisa Kuliah Sementara di 38 PTN

Untuk masalah biaya, tandas Nasih, mahasiswa yang keluarganya terdampak gempa dan tsunami bisa melakukan permohonan keringanan biaya studi di UNAIR. Untuk tempat tinggal, pihak pimpinan bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unair juga siap memberikan akses tempat tinggal sementara bagi mahasiswa Untad selama studi di Unair.

“Selaian memberikan akses pendidikan kepada mahasiswa Untad yang terdampak gempa dan tsunami, civitas Unair terlebih dahulu telah mengirimkan tim medis bersama Rumah Sakit Terapung Unair ke lokasi bencana,” pungkasnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini