nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

1,6 Ton Rendang dari Sumbar Dibawa Hercules ke Sulteng untuk Korban Gempa-Tsunami

Antara, Jurnalis · Sabtu 06 Oktober 2018 10:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 10 06 340 1960484 1-6-ton-rendang-dari-sumbar-dibawa-hercules-ke-sulteng-untuk-korban-gempa-tsunami-AgAGMHXNb7.jpg Kota Palu beberapa hari setelah gempa dan tsunami (Taufik Fajar/Okezone)

PADANG - Bantuan dari masyarakat Sumatera Barat untuk korban gempa di Sulawesi tengah berupa 1,6 ton randang atau rendang didistribusikan melalui Pangkalan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma dengan pesawat Hercules milik TNI.

"Kami sudah dapat konfirmasi. Pagi ini bantuan randang dari Sumbar diberangkatkan ke Palu, Sulteng," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar, Rumainur dihubungi dari Padang, Sabtu (6/1-/2018).

Randang itu diharapkan bisa membantu meringankan beban korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi.

Bantuan itu sudah mulai diinisiasi untuk dikumpulkan satu hari pascagempa dan tsunami melanda Sulawesi Tengah.

 

Evakuasi korban tsunami Palu (Herman/Okezone)

Hanya dalam waktu empat hari terkumpul 1,6 ton randang sebagai bentuk kepedulian warga Sumbar terhadap saudaranya yang mengalami musibah di Sulawesi.

Masyarakat Sumbar, terutama Padang sangat memahami sulitnya kehidupan pascabencana gempa yang meluluhlantakkan infrastruktur daerah.

Karena di Sumbar sendiri pada 30 September 2009, sesaat sebelum bedug maghrib berbunyi, gempa 7,6 SR mengguncang Sumbar. Meski tidak mengakibatkan tsunami, tetapi gempa itu menghancurkan ribuan rumah dan perkantoran.

Listrik mati, jaringan telekomunikasi terputus hingga daerah menjadi terisolir dan logistik susah didapat. Tercatat 1.195 orang meninggal dalam bencana besar tersebut.

(Baca juga: Korban Meninggal Akibat Gempa-Tsunami Sulteng Jadi 1.648 Orang)

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit mengatakan logistik merupakan kebutuhan utama bagi korban pascabencana, karena itu masyarakat Sumbar fokus mengumpulkan randang untuk membantu kebutuhan logistik di Palu, Donggala dan Sigi.

 

Masjid terapung di Palu pasca-tsunami (BNPB)

Selain randang, masyarakat bersama Pemprov Sumbar juga mengirimkan Rp1 miliar uang bantuan yang bisa digunakan oleh pemerintah setempat untuk membantu warganya.

(Baca juga: Cerita Duka dari Balaroa Barat Daerah Terdampak Likuifaksi)

Sebelumnya Pemprov Sumbar kesulitan mendistribusikan randang yang telah terkumpul di kantor BPBD setempat karena belum ada penerbangan komersil menuju Palu.

Akhirnya pemerintah daerah berkoordinasi dengan satgas penanggulangan bencana gempa dan tsunami Palu dan Donggala di Lanud Halim Perdanakusuma untuk pengiriman bantuan itu.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini