nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Unair Sulap Kelurahan Kengdasari Jadi Wisata Kampung Pelangi

Vanni Firdaus Yuliandi, Jurnalis · Selasa 09 Oktober 2018 07:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 08 65 1961246 unair-sulap-kelurahan-kengdasari-jadi-wisata-kampung-pelangi-sHDprt188h.jpg Unair Kembangkan Kampung Pelangi (Foto: Unair)

JAKARTA – Departemen Keperawatan Jiwa dan Komunitas Fakultas Keperawatan serta dosen FKp Universitas Airlangga (Unair) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk Kelurahan Kendangsari Menuju Kampung Pelangi Surabaya sebagai Upaya Perbaikan Lingkungan Kota Melalui Strategi Kampung Kreatif bertempat di Kelurahan Kendangsari RT 03/RW 04, Kota Surabaya.

Kelurahan Kendangsari dipilih sebagai kampung pelangi lantaran pernah menjadi tempat binaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNAIR. Selain itu, di kampung ini belum tersedia bank sampah, banyak tembok di kampung yang kusam, serta adanya keinginan warga sekitar untuk mengubah lingkungan menjadi yang lebih asri.

Pengabdian masyarakat ini dilakukan karena melihat permasalahan kampung di Surabaya seperti sampah, polusi, macet, dan kepadatan rumah sehingga memunculkan inovasi membuat kampung pelangi dari dosen Fakultas Keperawatan Unair yang di ketuai oleh Elida Ulfiana, S.Kep., Ners., M. Kep., pendamping , Eka M. Ns., M.Kep.

Ketua Panitia Pengabdian Masyarakat Elida Ulfiana yang memiliki ide pertama kali untuk mengatasi permasalahan kampung, seperti sampah dan kepadatan rumah penduduk. Dia mengatakan dalam mewujudkan arah Kendangsari sebagai kampung pelangi, terdapat lima tahap perintisan. Pertama, identifikasi ide kreatif. Yaitu adanya ide yang disampaikan oleh inisiator. Kedua, realisasi ide kreatif. Inisiator mulai mensosialisasikan kampung pelangi ke warga Kendangsari.

“Kerja bakti dilakukan setiap hari Minggu dengan mengecat tugu, toko-toko, makam, tembok-tembok rumah yang bermotif macam-macam, serta pengecatan hiasan seperti tampah dan camping yang bertuliskan I love Kendangsari, Kendangsari Penuh Warna, dan Kampung Pelangi Kendangsari,” ujar Elida yang dikutip Okezone dari website Unair, Selasa (9/10/2018)

Lanjutnya, Elida menjelaskan tahap ketiga yaitu penguatan ide kreatif. “FKp bermitra dengan instansi terkait seperti Dinas Kebersihan Kota Surabaya yang membantu donasi tanaman hias dan pupuk kompos, Bank Sampah Surabaya yang membantu mengelola sampah, kerjasama dengan UKM untuk pelatihan batik celup Chibori, dan perusahaan cat,” ucapnya.

Kemudian tahap keempat, penentuan ruang atau basis yaitu berada di rumah warga untuk berkoordinasi agar mendapatkan tempat untuk pertemuan dengan warga membahas rintisan kampung pelangi ke depan dan tahap yang kelima itu evaluasi. Yang kedepannya kampung pelangi akan dikelola secara mandiri oleh masyarakat Kendangsari.

Elida berharap, kegiatan ini sebagai inisiasi menuju kampung kreatif, salah satunya seperti kampung warna-warni Jodipan Malang dan ekonomi warga pun terangkat karena potensi Batik Chibori.

“Syaratnya, harus punya kesinambungan dengan warga, perilaku kebersihan lingkungan, supaya banyak masyarakat lain bisa berkunjung. Ekonomi warga juga harus terangkat, dengan potensi yang ada seperti Batik Chibori,” katanya

“Chibori adalah seni pewarnaan dari Jepang yang dipadukan batik dengan cara teknik lipatan sasaringan dan pencelupan warna,”imbuhnya.

(Feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini