nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Belanda Kerahkan Dua Jet F-16 Gara-Gara Penumpang Pesawat yang Mengamuk

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 09 Oktober 2018 16:16 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 09 18 1961643 belanda-kerahkan-dua-jet-f-16-gara-gara-penumpang-pesawat-yang-mengamuk-iydJFsmpXq.jpg Foto: Reuters.

AMSTERDAM - Dua jet tempur F-16 Belanda dikerahkan untuk mengawal penerbangan pesawat komersial dari Abu Dhabi ke Amsterdam setelah seorang penumpang warga Amerika Serikat (AS) “menjadi agresif” kepada awak kabin dan penumpang lain.

Keributan terjadi dalam penerbangan pesawat Airbus A-330-200 KLM sekira 30 menit sebelum pesawat itu dijadwalkan mendarat di Bandara Schiphol, Amsterdam pada Sabtu, 6 Oktober. Berdasarkan keterangan pihak berwenang insiden itu dipicu oleh ulah salah seorang penumpang.

"Seorang pria warga Amerika Serikat berusia 29 tahun menjadi agresif setelah diminta oleh seorang pimpinan awak kabin untuk kembali ke tempat duduknya," kata Juru Bicara Gendarmerie, Joanna Helmonds kepada AFP, sebagaimana dilansir Newsweek, Selasa (9/10/2018). Gendarmerie bertindak sebagai polisi perbatasan di Belanda.

"Perkelahian terjadi dan awak kabin, bersama dengan penumpang lainnya, berhasil menahan pria itu," tambahnya.

Salah seorang pramugari mengatakan kepada De Telegraaf bahwa penumpang itu mulai berteriak dan memukul-mukul setelah dia didudukkan kembali ke kursinya oleh awak kabin dan penumpang lain. Pramugari itu mengatakan bahwa si penumpang tidak tampak berada dalam pengaruh obat-obatan atau alkohol.

Berdasarkan laporan yang diterima, beberapa penumpang terluka dalam insiden itu, termasuk dua penumpang yang mengalami lebam di matanya.

Setelah jet F-16 dikerahkan, pesawat tersebut diberikan izin khusus untuk segera mendarat di Bandara Schiphol. Pria yang tidak disebutkan namanya itu kemudian ditahan beberapa saat kemudian dan dibawa ke klinik kejiwaan untuk pengamatan lebih lanjut.

Juru Bicara KLM, Helen Makkinga mengatakan bahwa maskapai “menyesali terjadinya insiden yang tidak menyenangkan itu”, tetapi menyatakan bahwa awak kabin telah mengikuti prosedur standar untuk menangani penumpang yang menganggu.

"Penumpang dan awak pesawat telah mengajukan keluhan terhadap pria itu," ujarnya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini