nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tiga Pasutri Kepergok Pesta Seks Tukar Pasangan di Kamar Hotel

Syaiful Islam, Jurnalis · Selasa 09 Oktober 2018 17:12 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 10 09 519 1961683 tiga-pasutri-kepergok-pesta-seks-tukar-pasangan-di-kamar-hotel-zY6kJfSfOO.jpg Tersangka pesta seks tukar pasangan (Foto: Syaiful Islam/Okezone)

SURABAYA - Perilaku seks menyimpang berhasil dibongkar Unit 3 Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim. Dimana petugas telah menggerebek tiga pasangan suami istri (pasutri) sah saat bertukar pasangan di kamar hotel Oval Jalan Diponegoro, Surabaya.

Ketiga pasangan itu ditemukan dalam keadaan telanjang bulat dan melakukan hubungan badan. Dimana satu pasangan berada diatas kasur, satu pasangan di lantai, dan satu pasangan lagi berada di dalam kamar mandi.

Ironisnya, salah satu perempuan yang ikut bertukar pasangan hamil 8 bulan. Lalu ketiga pasutri itu digelandang ke mapolda Jatim untuk diperiksa. Setelah diperiksa, penyidik menetapkan 1 tersangka dalam kasus asusila ini yakni Eko (31) warga Jalan Sumbo Sidodadi Surabaya. Sementara kelima orang lainnya sebagai saksi.

Wadir Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Juda Nusa Putra, menjelaskan modus operandi yang dilancarkan tersangka melalui akun twitternya sejak 2015 mencari pasutri yang mau diajak fantasi bertukar pasangan untuk berhubungan seks. Namun ada syaratnya yakni perempuan maksimal berusia 22 tahun dan laki-laki berusia 29 tahun.

Apabila ada yang berminat dapat langsung DM (Direct Message) kepada tersangka untuk berkenalan, dalam berkomunikasi via DM harus memenuhi kriteria sebagai pasangan swinger dengan menunjukan foto hot/telanjang berdua dengan pasangannya.

"Apabila cocok atau memenuhi syarat dilanjutkan dengan tukar nomor HP dan berkomunikasi melalui WA. Dari keterangan tersangka sudah tiga kali melakukan hal ini (bertukar pasangan). Tersangka juga meminta uang sebesar Rp 750 ribu bagi pasutri yang bersedia swinger," papar Juda, Selasa (9/10/2018).

Menurut Juda, yang mengenaskan dalam kasus cabul ini tersangka melibatkan istrinya yang sedang hamil 8 bulan untuk bertukar pasangan. Penyidik menyita sejumlah barang bukti (BB) dalan kasus ini seperti uang tunai Rp 750 ribu, enam buku nikah asli, celana dalam, BH dan kondom serta HP.

"Penyidik menetapkan Eko sebagai tersangka karena yang merencanakan dan mengadakan. Tersangka akan dijerat dengan pasal 296 KUHP dan atau pasal 506 KUHP, yang ancaman hukumannya 4 tahun penjara," tandasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini